Banjir Bandang di Kutai Timur Meluas, 15.000 Jiwa Terdampak
Minggu, 20 Maret 2022 - 21:54 WIB
loading...
Warga korban banjir bandang di Sanggata, Kutai Timur, Kalimantan Timur kesulitan beraktifiitas karena terendam genangan air. Foto/iNews TV/Dzulfikar Ash
A
A
A
KUTAI TIMUR - Ratusan rumah di Sanggata, Kutai Timur, Kalimantan Timur terendam banjir bandang hingga kedalaman setengah meter sejak Sabtu 19/3/2022). Banjir yang diawali hujan deras ini menyebabkan warga korban banjir bandang kesulitan beraktivitas.
Banjir bandang yang parah di antaranya terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Karya Etam Sanggata, Kutai Timur, Minggu (20/3/2022).
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Tuban, Mobil Terseret Arus
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, dua kecamatan yang terdampak banjir cukup parah yakni Sanggata Selatan dan Sanggata Utara.
Korban terdampak banjir mencapai 3937 kepala keluarga (KK) atau 15.504 jiwa. Banjir bandang kali ini dinilai warga yang terparah. Warga harus mengamankan barang berharga di rumah tetangga yang belum terendam banjir.
"Saat ini warga sangat membutuhkan perhatian pemerintah, terutama makanan siap saji," kata Veronita Lingga, warga Jalan Karya Etam Sanggata.
Baca juga: Banjir Bandang di Padang Lawas Rusak 431 Rumah
Tim SAR Gabungan pun menyisir lokasi banjir dan mengevakuasi para warga lanjut usia (lansia) yang terjebak banjir. Warga khawatir banjir akan semakin meluas karena curah hujan masih tinggi.
Banjir bandang yang parah di antaranya terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Karya Etam Sanggata, Kutai Timur, Minggu (20/3/2022).
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Tuban, Mobil Terseret Arus
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, dua kecamatan yang terdampak banjir cukup parah yakni Sanggata Selatan dan Sanggata Utara.
Korban terdampak banjir mencapai 3937 kepala keluarga (KK) atau 15.504 jiwa. Banjir bandang kali ini dinilai warga yang terparah. Warga harus mengamankan barang berharga di rumah tetangga yang belum terendam banjir.
"Saat ini warga sangat membutuhkan perhatian pemerintah, terutama makanan siap saji," kata Veronita Lingga, warga Jalan Karya Etam Sanggata.
Baca juga: Banjir Bandang di Padang Lawas Rusak 431 Rumah
Tim SAR Gabungan pun menyisir lokasi banjir dan mengevakuasi para warga lanjut usia (lansia) yang terjebak banjir. Warga khawatir banjir akan semakin meluas karena curah hujan masih tinggi.
(shf)
Lihat Juga :