Sambut Normal Baru, Rumah Makan Lindungi Pelanggan dengan Sekat

Selasa, 16 Juni 2020 - 19:28 WIB
loading...
Sambut Normal Baru,...
Sekat dari pvc dan plastik terpasang disetiap meja makan disalah satu rumah makan di Plaza Marina Surabaya, Jawa Timur, Selasa (16/6/2020). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Tatanan kehidupan normal baru atau new normal disambut suka cita oleh para pengusaha restoran. Sejumlah upaya pencegahan penularan virus corona mulai dipersiapkan.

Seperti yang terlihat di salah satu rumah makan Plaza Marina Surabaya. Beberapa rumah makan di pasar telepon seluler (ponsel) di Surabaya ini mulai meyiapkan protokol terkait operasional restoran selama era normal baru . (Baca juga: Mengatur Kebiasaan Baru, Bukan Menekan Warga )

Salah satunya yakni restoran Omah Deso. Untuk memastikan keamanan tamu serta karyawan, restoran ini memasang sekat-sekat yang dirangkai dari pvc dan plastik di setiap meja pelanggan.

Desain sekat pun dibuat cukup menarik. Di samping kanan dan kiri bisa dimanfaatkan untuk tempat draf menu. Sehingga para tamu tidak harus menyentuh saat akan memesan makanan. Sedang sisi lainnya bisa digunakan untuk menaruh face shield dan masker.

Bahkan para pekerja restoran, mulai dari chef, pramusaji hingga kasir juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) berupa face shield, masker dan sarung tangan.

"Hal itu supaya tidak ada kontak fisik antara pengunjung dengan kami, menunya kita gantung. Jika mereka order kami langsung bikin tulisan," kata Nur Khasanah, pada SINDOnews.com, Selasa (16/6/2020).

Karyawan restoran Omah Deso itu mengakui, adanya protokol normal baru yang diterapkan memang butuh penyesuaian. Apalagi jika ada pelanggan yang datang bergerombol dan minta berada dalam satu meja. Padahal di restorannya dalam satu meja hanya bisa ditempati maksimal dua orang. "Otomatis kami gabungkan, tapi tetap ada sekat," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aisyiyah Kampanye Bermasker...
Aisyiyah Kampanye Bermasker dan Bagi Benih Kangkung
Edu-eco Agrowisata IOC...
Edu-eco Agrowisata IOC Ubaya Batasi Kunjungan Wisatan
Tantangan IPO di Era...
Tantangan IPO di Era Normal Baru, Simak Jurus Perusahaan Pikat Investor
Begini Strategi Singapura...
Begini Strategi Singapura Hidup Normal dengan COVID-19
Singapura Ingin Hidup...
Singapura Ingin 'Hidup dengan COVID-19', tapi Kasus Infeksi Bermunculan
Rekomendasi
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved