Tersangka Pembunuh Ibu dan Anak Ditangkap di Depan Polda Jateng, Motifnya Terungkap
Sabtu, 19 Maret 2022 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mengetahui MFA meninggal, kemudian korban mencari tempat yang dinilai aman untuk membuang jenazah korban. Setelah meneliti kondisi ruas jalan tol Semarang-Solo, akhirnya tersangka memilih lokasi sekitar jembatan di KM 426 untuk membuang jezah korban.
Tempat itu dipilihnya lantaran jauh dari tempat permukiman warga."Tersangka mencari lokasi untuk membuang jenazah korban melalui aplikasi yang terpasang di handphonenya. Selanjutnya tersangka membuang jenazah korban di tempat yang dipilihnya yakni bawah jembatan ruas tol Semarang-Ungaran di KM 426. Korban dibuang pada 20 Februari 2022," ujarnya.
Selang beberapa hari kemudian, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya, warga Tirtoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta itu menanyakan kondisi anaknya kepada tersangka. Wanita tersebut juga menyampaikan kepada tersangka bahwa dirinya ingin bertemu dengan anaknya.
Itu membuat tersangka kebingungan. Akhirnya tersangka mengajak Sweetha bertemu di Kota Semarang. Selanjutnya mereka bertemu di daerah Sukun, Kota Semarang. Setelah bertemu, tersangka mengajak korban ke sebuah hotel di Semarang.
"Di hotel tersebut, korban kembali menanyakan anaknya. Tersangka ketakutan dan akhirnya mencekik leher korban hingga lemas dan tidak bergerak. Kemudian tersangka menjerat korban menggunakan kerudung hingga meninggal," terangnya.
Selanjutnya, tersangka membungkus mayat korban dengan sarung dan dimasukan ke dalam mobil. Setelah itu, tersangka membuang mayat korban di bawah jembatan jalan Tol Semarang-Ungaran, KM 425. Tersangka memilih tempat yang sama untuk membuang mayat wanita itu karena merasa aman dan tidak diketahui orang saat membuang mayat MFA (5).
Tempat itu dipilihnya lantaran jauh dari tempat permukiman warga."Tersangka mencari lokasi untuk membuang jenazah korban melalui aplikasi yang terpasang di handphonenya. Selanjutnya tersangka membuang jenazah korban di tempat yang dipilihnya yakni bawah jembatan ruas tol Semarang-Ungaran di KM 426. Korban dibuang pada 20 Februari 2022," ujarnya.
Selang beberapa hari kemudian, Sweetha Kusuma Gatra Subardiya, warga Tirtoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta itu menanyakan kondisi anaknya kepada tersangka. Wanita tersebut juga menyampaikan kepada tersangka bahwa dirinya ingin bertemu dengan anaknya.
Itu membuat tersangka kebingungan. Akhirnya tersangka mengajak Sweetha bertemu di Kota Semarang. Selanjutnya mereka bertemu di daerah Sukun, Kota Semarang. Setelah bertemu, tersangka mengajak korban ke sebuah hotel di Semarang.
"Di hotel tersebut, korban kembali menanyakan anaknya. Tersangka ketakutan dan akhirnya mencekik leher korban hingga lemas dan tidak bergerak. Kemudian tersangka menjerat korban menggunakan kerudung hingga meninggal," terangnya.
Selanjutnya, tersangka membungkus mayat korban dengan sarung dan dimasukan ke dalam mobil. Setelah itu, tersangka membuang mayat korban di bawah jembatan jalan Tol Semarang-Ungaran, KM 425. Tersangka memilih tempat yang sama untuk membuang mayat wanita itu karena merasa aman dan tidak diketahui orang saat membuang mayat MFA (5).
Lihat Juga :