Mengaku Ada yang Manggil, Pedagang Asongan Lompat ke Sungai Musi dan Hilang
Jum'at, 18 Maret 2022 - 16:21 WIB
loading...
Petugas Basarnas Kota Palembang dibantu warga sekitar menyusuri Sungai Musi pasca menerima laporan adanya warga Rumah Susun Palembang tengelam. SINDOnews/Dede
A
A
A
PALEMBANG - Petugas Basarnas Kota Palembang dibantu warga sekitar menyusuri Sungai Musi pasca menerima laporan adanya warga Rumah Susun Palembang tengelam. Korban tenggelam yang berjenis kelamin laki-laki diketahui bernama Ansori (28).
Seorang petugas Basarnas menyebutkan, bahwa upaya pencarian korban yang diketahui bekerja sebagai pedagang asongan tersebut menemui sejumlah kendala, di antaranya air sungai Musi yang sedang pasang hingga kuatnya arus di dalam sungai.
"Selain itu juga di dalam sungai Musi ini cukup gelap. Jadi pandangan kita agak susah saat di bawah air," kata salah seorang petugas Basarnas, Jumat (18/3/2022).
Sementara itu, guru korban yakni Habib Ahmad Farhan (29) mengatakan, bahwa Ansori tenggelam usai melakukan ibadah malam Nisfu Syaban bersama warga lainnya di Mushola Riyadhul Jannah tepat di pinggir Sungai Musi, tak jauh dari Jembatan Musi IV Palembang.
"Dia memang biasa hadir ke pengajian di sini untuk sekedar mendengar ceramah, mengaji atau melakukan perayaan hari besar lainnya. Termasuk Nifsu Syaban ini," ujar Ahmad Farhan, Jumat (18/3/2022).
Seorang petugas Basarnas menyebutkan, bahwa upaya pencarian korban yang diketahui bekerja sebagai pedagang asongan tersebut menemui sejumlah kendala, di antaranya air sungai Musi yang sedang pasang hingga kuatnya arus di dalam sungai.
"Selain itu juga di dalam sungai Musi ini cukup gelap. Jadi pandangan kita agak susah saat di bawah air," kata salah seorang petugas Basarnas, Jumat (18/3/2022).
Sementara itu, guru korban yakni Habib Ahmad Farhan (29) mengatakan, bahwa Ansori tenggelam usai melakukan ibadah malam Nisfu Syaban bersama warga lainnya di Mushola Riyadhul Jannah tepat di pinggir Sungai Musi, tak jauh dari Jembatan Musi IV Palembang.
"Dia memang biasa hadir ke pengajian di sini untuk sekedar mendengar ceramah, mengaji atau melakukan perayaan hari besar lainnya. Termasuk Nifsu Syaban ini," ujar Ahmad Farhan, Jumat (18/3/2022).
Lihat Juga :