1.794 Siswa di Luwu Utara Akan Terima Bantuan Tablet dari Kemendikbud

Selasa, 16 Juni 2020 - 18:04 WIB
loading...
1.794 Siswa di Luwu Utara Akan Terima Bantuan Tablet dari Kemendikbud
Siswa SD menunjukkan bantuan tablet yang diterima dari Kemendikbud. Foto: Dokumen Pemkab Lutra
A A A
LUWU UTARA - Ribuan siswa di Kabupaten Luwu Utara akan mendapatkan bantuan program digitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupa bantuan tablet. Jumlah penerima mencapai 1.794 siswa.

Program ini menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) . Ada dua jenis dana BOS yang disiapkan, yaitu BOS afirmasi untuk sekolah di wilayah 3T dan BOS kinerja untuk sekolah berkinerja baik. Jika dirupiahkan, maka nilai bantuan setara Rp4,9 miliar.

Baca juga: Kejar Akreditasi Paripurna, Puskesmas Rampi Lutra Tingkatkan Pelayanan Mutu

Khusus di Kabupaten Luwu Utara, yang mendapatkan BOS afirmasi ada 46 sekolah di wilayah 3T (tertinggal, terluar dan terpencil) dengan jumlah siswa 1.215 per tablet, dan yang mendapatkan BOS kinerja ada 11 sekolah dengan jumlah siswa 579 per tablet. Jadi, total sekolah yang mendapatkan bantuan program ini di Luwu Utara adalah sebanyak 57 sekolah, dengan jumlah total 1.794 siswa per tablet.

“Program Kemendikbud ini sebenarnya sejak 2019 kemarin, dan alhamdulillah kita dapat di tahun 2020 ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (16/6/2020) di Masamba.

Baca juga: Program PISEW Senilai Rp2,4 Miliar di Lutra Segera Dikerjakan

Jasrum menyebutkan, seandainya tidak ada pandemivirus corona , Luwu Utara bisa mendapatkan lebih banyak lagi dari yang diterima saat ini.

“Sebenarnya bisa lebih banyak lagi tapi kondisi saat ini lagi corona,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengatakan, program Kemendikbud ini adalah salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap sekolah yang ada di wilayah 3T dan juga sekolah yang berkinerja baik, tapi levelnya masih berada di bawah dari sekolah lainnya di wilayah perkotaan dan sekitarnya.

“Kita harap ke depan, dengan adanya bantuan ini, anak-anak sekolah tidak lagi menulis, tapi sudah menggunakan sistem digitalisasi dalam belajar,” kata Jasrum.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1714 seconds (10.55#12.26)