Warga Papua Tolak Pembentukan DOB, Anggota DPD RI: Utamakan Pendidikan dan Kesehatan

Kamis, 17 Maret 2022 - 19:17 WIB
loading...
Warga Papua Tolak Pembentukan DOB, Anggota DPD RI: Utamakan Pendidikan dan Kesehatan
Anggota DPD RI dari Provinsi Papua, Otopianus P Tebai mengatakan masyarakat warga Papua menolak pemekaran wilayah atau pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Aspirasi tersebut diperoleh setelah dia menggelar reses di daerah pemilihan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Anggota DPD RI dari Provinsi Papua, Otopianus P Tebai mengatakan masyarakat Papua menolak pemekaran wilayah atau pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Aspirasi tersebut diperoleh setelah menggelar reses di daerah pemilihan.

"Saya banyak menampung aspirasi masyarakat terkait penolakan pemekaran Provinsi Papua Tengah, Provinsi Pengunungan Tengah Papua, Provinsi Papua Selatan. Hampir semua elemen di Papua menyampaikan hal yang sama soal penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB)," kata Otopianus dalam keterangannya, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Demo Tolak Pemekaran di Yahukimo Berujung Amuk Massa, 2 Orang Tewas Tertembak

Lebih lanjut, Otopianus mengatakan bahwa hasil penyerapan aspirasi tersebut sudah disampaikan pada pembukaan Sidang Paripurna DPD RI.

Langkah tersebut, kata dia, sesuai tupoksi sebagai anggota DPD RI Dapil Papua. Otopianus menjelaskan penolakan terhadap masyarakat terkait pemekaran provinsi karena masyarakat belum siap.

Menurut dia, masyarakat lebih cenderung mendorong untuk mempersiapkan pendidikan seperti pendikan formal dan pendidikan informal agar warga Papua memiliki sumber daya manusia yang baik.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah memperhatikan aspirasi masyarakat termasuk aspirasi yang menolak pembentukan DOB di Papua.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk mengutamakan pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Forkonas PP DOB Desak Pemerintah Terbitkan PP Penataan Daerah

Dia mengakui pemekaran memang sebagai salah satu upaya mempercepat pembangunan. Akan tetapi pemerintah harus memperhatikan aspirasi dari masyarakat, khususnya ketersediaan sumber daya mausia dan lain-lain.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3103 seconds (10.55#12.26)