SMPN 1 Tompobulu Bantaeng Akan Dijadikan Pusat Literasi
Rabu, 16 Maret 2022 - 17:27 WIB
loading...
Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Bantaeng dan Putera Sampoerna Foundation (PSF), Rabu (16/3/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
BANTAENG - Putera Sampoerna Foundation (PSF) bakal menjadikan SMPN 1 Tompobulu di KabupatenBantaeng sebagai pusat literasi. Keinginan itu diungkap dalam penandatanganan kerja sama peningkatan kualitas pendidikan melalui program Lighthouse School Program (LSP) periode ketiga.
"Kami ingin menjadikan Tompubulu ini sebagai pusat. Kita akan menyebarkan banyak buku bacaan di sejumlah sekolah sekitar," kata Head of Development and Program Putera Sampoerna Foundation , Juliana.
Baca juga:Bupati Bantaeng Ajak Ulama Ikut Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19
Juliana menjelaskan sejumlah pencapaian di sektor pendidikan di SMPN 1 Tompobulu. Di antaranya, sudah melampaui rata-rata nasional, terutama dari sisi pembelajaran aktif.
Dia menyebut, pencapaian SMPN 1 Tompobulu dibandingkan dengan data nasional yang diperoleh dari Jurnal Kependidikan 2018, menunjukkan bahwa rata-rata penerapan pembelajaran aktif di SMPN 1 Tompobulu mencapai 46 persen, dibandingkan dengan praktek serupa dalam skala nasional yang hanya mencapai 17 persen.
Selain itu, SMPN 1 Tompobulu juga lebih unggul dalam hal pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran secara rutin dan mandiri yang mencapai hingga 100 persen yang dibandingkan dengan perolehan nasional sebesar 84 persen.
Baca juga:Dinilai Pemulihan Ekonomi Terbaik, Bantaeng Layak Jadi Daerah Tujuan Investasi
"Begitupun dari sektor penggunaan media pembelajaran yang tepat dan kontekstual perolehan angka nasional cukup jauh di bawah perolehan SMPN 1 Tompobulu, yaitu 17 persen berbanding dengan 82 persen," kata dia.
Sebagai kelanjutan dari intervensi yang telah dilakukan ditahun pertama dan kedua, intervensi yang akan dilakukan ditahun ketiga akan menitik beratkan pada penguatan keterampilan pembelajaran kooperatif dan andragogi. LSP juga kan melakukan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan penerapan system manajemen berbasis sekolah (MBS) yang efektif.
“Intervensi yang akan dilakukan melalui Program Lighthouse School ini berfokus pada pengembangkan SMPN 1 Tompobulu sebagai sekolah model yang efektif dalam menciptakan lulusan yang berkualitas, yang dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain di sekitarnya," jelas Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy.
Baca juga:Asdeksi Sulselbar Gelar Rakor di Bantaeng, Ini Pesan Bupati Ilham Azikin
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin menyebut program ini merupakan sebuah titik terang terhadap alternatif solusi terhadap pembangunan pendidikan yang berkualitas.
"Dengan intervensi yang diberikan secara menyeluruh yang berlangsung ditahun ke-3 ini saya optimis, apa yang dicita-citakan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bantaeng dapat terwujud," kata dia.
"Kami ingin menjadikan Tompubulu ini sebagai pusat. Kita akan menyebarkan banyak buku bacaan di sejumlah sekolah sekitar," kata Head of Development and Program Putera Sampoerna Foundation , Juliana.
Baca juga:Bupati Bantaeng Ajak Ulama Ikut Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19
Juliana menjelaskan sejumlah pencapaian di sektor pendidikan di SMPN 1 Tompobulu. Di antaranya, sudah melampaui rata-rata nasional, terutama dari sisi pembelajaran aktif.
Dia menyebut, pencapaian SMPN 1 Tompobulu dibandingkan dengan data nasional yang diperoleh dari Jurnal Kependidikan 2018, menunjukkan bahwa rata-rata penerapan pembelajaran aktif di SMPN 1 Tompobulu mencapai 46 persen, dibandingkan dengan praktek serupa dalam skala nasional yang hanya mencapai 17 persen.
Selain itu, SMPN 1 Tompobulu juga lebih unggul dalam hal pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran secara rutin dan mandiri yang mencapai hingga 100 persen yang dibandingkan dengan perolehan nasional sebesar 84 persen.
Baca juga:Dinilai Pemulihan Ekonomi Terbaik, Bantaeng Layak Jadi Daerah Tujuan Investasi
"Begitupun dari sektor penggunaan media pembelajaran yang tepat dan kontekstual perolehan angka nasional cukup jauh di bawah perolehan SMPN 1 Tompobulu, yaitu 17 persen berbanding dengan 82 persen," kata dia.
Sebagai kelanjutan dari intervensi yang telah dilakukan ditahun pertama dan kedua, intervensi yang akan dilakukan ditahun ketiga akan menitik beratkan pada penguatan keterampilan pembelajaran kooperatif dan andragogi. LSP juga kan melakukan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan penerapan system manajemen berbasis sekolah (MBS) yang efektif.
“Intervensi yang akan dilakukan melalui Program Lighthouse School ini berfokus pada pengembangkan SMPN 1 Tompobulu sebagai sekolah model yang efektif dalam menciptakan lulusan yang berkualitas, yang dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain di sekitarnya," jelas Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy.
Baca juga:Asdeksi Sulselbar Gelar Rakor di Bantaeng, Ini Pesan Bupati Ilham Azikin
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin menyebut program ini merupakan sebuah titik terang terhadap alternatif solusi terhadap pembangunan pendidikan yang berkualitas.
"Dengan intervensi yang diberikan secara menyeluruh yang berlangsung ditahun ke-3 ini saya optimis, apa yang dicita-citakan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bantaeng dapat terwujud," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :