Penampakan Gubernur Sulteng Sebelum Pingsan di Ritual Kendi Nusantara

Senin, 14 Maret 2022 - 15:45 WIB
loading...
Penampakan Gubernur Sulteng Sebelum Pingsan di Ritual Kendi Nusantara
Gubernur Rusdy Mastura saat prosesi penyerahan tanah dan air dari Sulawesi Tengah ke Presiden Joko Widodo di titik nol lokasi pembangunan Ibu Kota negara. Foto iNews TV
A A A
PENAJAM - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastur a mendadak pingsan beberapa saat setelah prosesi penyatuan tanah dan air yang dilakukan Presiden Joko Widodo di titik nol lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin siang (14/3/2022). Rusdy yang diduga kelelahan kemudian dibopong menuju tenda medis.
Penampakan Gubernur Sulteng Sebelum Pingsan di Ritual Kendi Nusantara

Baca : Diduga Kelelahan, Gubernur Sulteng Mendadak Pingsan Usai Ritual Kendi Nusantara

Sebelumnya pada saat penyerahan tanah dan air dari Sulawesi Tengah kepada Presiden Joko Widodo, peluh atau keringat terlihat membasahi baju Gubernur Rusdy Mastura. Sehingga diduga Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura kelelahan akibat dehidrasi karena panasnya di lokasi titik nol.

Kepala Biro Humas Pemprov Kaltim Syafranuddin mengatakan, Gubernur Rusdy beserta rombongan lainnya hendak menuju bukit untuk mengikuti agenda penanaman pohon. Namun entah apa penyebabnya, Rusdy mendadak lemas.
Penampakan Gubernur Sulteng Sebelum Pingsan di Ritual Kendi Nusantara

"Di bawah itu kan tempatnya (tempat ritual) terbuka, gak ada minuman, gak ada apa-apa. Itu setelah selesai ritual," kata Syafranuddin saat dihubungi melalui telepon. Rusdy seketika langsung dibawa ke tenda mini ICU yang telah disediakan di lokasi untuk mendapat penanganan medis.

Dia memperkirakan insiden tersebut dipengaruhi oleh minimnya persiapan yang bersangkutan.

Baca : 6 Gubernur Tak Hadiri Penyerahan Tanah dan Air di Titik Nol IKN, Ini Daftarnya

Penampakan Gubernur Sulteng Sebelum Pingsan di Ritual Kendi Nusantara


"Mungkin persiapan acaranya itu menunggunya aja sudah beberapa menit. Makanya pas rapat kemarin kan rencananya mau pakai pakaian adat, akhirnya kami kasih masukan pakai PDH saja. Akhirnya diakomodir juga sih. Ya tujuannya untuk kenyamanan peserta saja," pungkas dia.
(sms)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1272 seconds (10.101#12.26)