Mengadu ke Polda Jabar, Sopir Truk ODOL Ungkap Marak Pelanggaran di Lapangan
Minggu, 13 Maret 2022 - 05:48 WIB
loading...
A
A
A
"Jangan diberi celah terhadap pelanggaran tersebut. Para pengemudi sebenarnya mau tertib, tapi harus adil. Jangan selalu sopir yang menanggung risiko, tapi pengusaha harus ikut bertanggung jawab," tegas Kanta dalam keterangannya, Sabtu (12/3/2022).
Oleh karenanya, pihaknya berharap, pemerintah memberi kenyamanan untuk melakukan distribusi barang dari satu tempat ke tempat lain.
Dalam kesempatan itu, komunitas Remako juga menegaskan bahwa mereka hanyalah operator. Jika muatan dikurangi atau disesuaikan dengan beban yang diizinkan, terkadang pengusaha tidak mau memberi uang solar, bahkan tidak sedikit yang mengancam pemecatan. "Ini menjadi dilema atau beban," ucapnya.
Kanta juga mengakui bahwa ada oknum yang bermain di ekspedisi atau pengusaha yang menyuruh untuk memuat berlebihan. Namun, yang menanggung risiko tetaplah sopir. "Mohon kesetaraan, jangan selalu sopir dikambinghitamkan," kata Kanta.
Dir Lantas Polda Jabar, Kombes Pol Romin Thaib mengakui bahwa sopir memiliki beban berat. Di lain sisi, keselamatan pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama, terlebih angka kecelakaan masih tinggi.
Oleh karenanya, pihaknya berharap, pemerintah memberi kenyamanan untuk melakukan distribusi barang dari satu tempat ke tempat lain.
Dalam kesempatan itu, komunitas Remako juga menegaskan bahwa mereka hanyalah operator. Jika muatan dikurangi atau disesuaikan dengan beban yang diizinkan, terkadang pengusaha tidak mau memberi uang solar, bahkan tidak sedikit yang mengancam pemecatan. "Ini menjadi dilema atau beban," ucapnya.
Kanta juga mengakui bahwa ada oknum yang bermain di ekspedisi atau pengusaha yang menyuruh untuk memuat berlebihan. Namun, yang menanggung risiko tetaplah sopir. "Mohon kesetaraan, jangan selalu sopir dikambinghitamkan," kata Kanta.
Dir Lantas Polda Jabar, Kombes Pol Romin Thaib mengakui bahwa sopir memiliki beban berat. Di lain sisi, keselamatan pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama, terlebih angka kecelakaan masih tinggi.
Lihat Juga :