Ridwan Kamil Turun Tangan, TKI di Arab Saudi Asal Cianjur Akhirnya Bisa Pulang
Jum'at, 11 Maret 2022 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
"Maka dari itu, kami segera respons dan berkonsolidasi dengan OPD terkait baik dari lingkup pemerintah provinsi maupun kabupaten," terangnya.
Bambang menyebutkan, dalam kasus tersebut, pihak Pemprov Jabar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar berperan aktif dalam memberikan layanan perlindungan bagi PMI.
Baca juga: Pemuda Biadab Bacok Kiai Tengah Khusuk Zikir di Musalah, Begini Kronologinya
"Hal ini merupakan ciri bagaimana negara hadir dalam permasalahan warganya dimanapun dia berada," ujarnya.
Pihak JQR, Dinkes, dan Dinsos Jabar kemudian berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk memfasilitasi pengobatan Anwar (10), putra Maisurah yang menderita tumor ganas. "JQR akan melakukan pendampingan di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur sehingga pengobatannya terjamin," tandasnya.
Saat ditemui di kediaman kerabatnya di Cianjur, Maisurah menceritakan bagaimana dia dan kedua anaknya bisa kembali ke kampung halamannya di Kampung Sukamanah Kelurahan Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Maisurah mengaku, sejak 2006 silam, dia meninggalkan Cianjur dan bekerja di Arab Saudi. Sejak saat itu pula, dia tidak pernah sama sekali pulang. "Setelah suami wafat, pada Juli 2021 lalu, kami sudah ingin pulang ke Cianjur, namun terkendala biaya dan anak saya Anwar didiagnosa tumor ganas," ungkapnya.
Beruntung, biaya pengobatan Anwar dibantu oleh majikan Maisurah dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi. Maisurah akhirnya meminta bantuan KBRI untuk kembali ke Tanah Air.
Bambang menyebutkan, dalam kasus tersebut, pihak Pemprov Jabar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar berperan aktif dalam memberikan layanan perlindungan bagi PMI.
Baca juga: Pemuda Biadab Bacok Kiai Tengah Khusuk Zikir di Musalah, Begini Kronologinya
"Hal ini merupakan ciri bagaimana negara hadir dalam permasalahan warganya dimanapun dia berada," ujarnya.
Pihak JQR, Dinkes, dan Dinsos Jabar kemudian berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk memfasilitasi pengobatan Anwar (10), putra Maisurah yang menderita tumor ganas. "JQR akan melakukan pendampingan di RSUD Sayang Kabupaten Cianjur sehingga pengobatannya terjamin," tandasnya.
Saat ditemui di kediaman kerabatnya di Cianjur, Maisurah menceritakan bagaimana dia dan kedua anaknya bisa kembali ke kampung halamannya di Kampung Sukamanah Kelurahan Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Maisurah mengaku, sejak 2006 silam, dia meninggalkan Cianjur dan bekerja di Arab Saudi. Sejak saat itu pula, dia tidak pernah sama sekali pulang. "Setelah suami wafat, pada Juli 2021 lalu, kami sudah ingin pulang ke Cianjur, namun terkendala biaya dan anak saya Anwar didiagnosa tumor ganas," ungkapnya.
Beruntung, biaya pengobatan Anwar dibantu oleh majikan Maisurah dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi. Maisurah akhirnya meminta bantuan KBRI untuk kembali ke Tanah Air.
Lihat Juga :