Ridwan Kamil Turun Tangan, TKI di Arab Saudi Asal Cianjur Akhirnya Bisa Pulang
Jum'at, 11 Maret 2022 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
"Dari KBRI informasinya sampai ke Pak Gubernur Ridwan Kamil. Alhamdullilah takdirnya saya bisa pulang, saya ucapkan terima kasih banyak buat Pak Gubernur Ridwan Kamil," ucap Maisurah.
Baca juga: Kisruh Rektor dan Dosen Soal SBM ITB, Ini Tuntutan Orang Tua Mahasiswa
Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Maisurah dan kedua anaknya dijemput pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk diantar ke tempat karantina di Jakarta. Dari tempat karantina, mereka kembali dijemput oleh pihak Kementrian Sosial dari Balai Ciungwanara Kabupaten Bogor.
Plt Kordinator Rehabilitasi Sosial Balai Ciungwanara Kementerian Sosial (Kemensos), Santi Utami Dewi mengatakan, pihaknya memfasilitasi penanganan pertama pengobatan Anwar dan tempat karantina.
Dari pemeriksaan awal oleh dokter spesialis, kata dia, Anwar disarankan untuk melaksanakan pengobatan lanjutan. Pihaknya juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemprov Jabar yang berkolaborasi dengan tingkat pusat dan daerah dalam kasus Maisurah.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak untuk Pemprov Jabar melalui JQR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi Ibu Maisurah," katanya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Jabar, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan, Provinsi Jabar penyumbang PMI terbanyak ke-3 di Indonesia. Kondisi tersebut, kata Taufik, juga bergaris lurus juga dengan jumlah pemasalahan PMI.
"Biasanya permasalahan timbul karena banyaknya PMI non-prosedural, masalahnya seperti deportasi, PMI ingin dipulangkan, gaji tidak dibayar dan lainnya," bebernya.
Baca juga: Kisruh Rektor dan Dosen Soal SBM ITB, Ini Tuntutan Orang Tua Mahasiswa
Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Maisurah dan kedua anaknya dijemput pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk diantar ke tempat karantina di Jakarta. Dari tempat karantina, mereka kembali dijemput oleh pihak Kementrian Sosial dari Balai Ciungwanara Kabupaten Bogor.
Plt Kordinator Rehabilitasi Sosial Balai Ciungwanara Kementerian Sosial (Kemensos), Santi Utami Dewi mengatakan, pihaknya memfasilitasi penanganan pertama pengobatan Anwar dan tempat karantina.
Dari pemeriksaan awal oleh dokter spesialis, kata dia, Anwar disarankan untuk melaksanakan pengobatan lanjutan. Pihaknya juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemprov Jabar yang berkolaborasi dengan tingkat pusat dan daerah dalam kasus Maisurah.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak untuk Pemprov Jabar melalui JQR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi Ibu Maisurah," katanya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Jabar, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan, Provinsi Jabar penyumbang PMI terbanyak ke-3 di Indonesia. Kondisi tersebut, kata Taufik, juga bergaris lurus juga dengan jumlah pemasalahan PMI.
"Biasanya permasalahan timbul karena banyaknya PMI non-prosedural, masalahnya seperti deportasi, PMI ingin dipulangkan, gaji tidak dibayar dan lainnya," bebernya.
(nic)
Lihat Juga :