alexametrics

Tergerus, Jalan Desa Margamulya ambles

loading...
Tergerus, Jalan Desa Margamulya ambles
Jalan di Desa Margamulya yang ambles. (andhiko/koransindo)
A+ A-
Sindonews.com – Tingginya curah hujan ternyata juga berdampak rusaknya fasilitas umum (fasum) di tingkat pedesaan. Masyarakat Desa Margamulya Kecamatan Kikim Timur Lahat mengeluhkan kondisi jalan menuju desa mereka.

Setidaknya ada beberapa titik yang mengalami ambles akibat derasnya air saat hujan turun. Warga khawatir, jika dibiarkan, akses jalan warga menuju desa mereka terputus.

Kepala Desa (Kades) Margamulya, Sarjan mengaku sebelum diterjang air, satu satunya jalanan menuju desa mereka tersebut memang dalam kondisi rusak.



Meski sebelumnya sempat tersentuh perbaikan namun kondisinya kian parah. Puncaknya, akibat hujan yang turun setiap hari kembali merusak jalan dan membuat hampir separuh badan jalan ambles.

“Jika memang terputus, akses warga kian sulit,” tegasnya, Kamis (17/1/2013).

Akibat amblesnya jalan ini, kendaraan baik roda empat maupun roda dua terpaksa hati hati dan bergantian jika melintas jalan tersebut. Ironisnya, tepat disamping jalan itu terdapat jurang yang dalam.

“Bukan tidak mungkin kendaraan bisa terperosok terjun bebas ke jurang. Kami harap kondisi ini segera ditindak lanjuti dan diperbaiki secara permanen,” kata dia.

Sementara itu Sekdes Margamulya, Tusiran mengakui jika banyak warganya yang mengeluh dan berharap segera ada perbaikan mengingat jalan tersebut akses penting masyarakat desanya.

“Setidaknya di lokasi dipasang bronjong penahan agar tanah yang tersisa tidak ikut masuk ke dalam jurang,” tambahnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Lahat Herliansyah mengaku telah mendapatkan laporan dari warga setempat. Ia berharap Pemkab Lahat segera mengambil tindakan sebelum ada korban jiwa ataupun kendaraan yang terperosok ke dalam jurang disisi jalan yang ambles tersebut.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak