Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Warga Kalitengah Jogjakarta Mengungsi
Kamis, 10 Maret 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa warga di wilayah timur Gunung Merapi, dievakuasi ke Balai Desa Glagaharjo, terdiri dari lansia sebanyak 38 jiwa, anak-anak sebanyak 40 jiwa, satu ibu hamil, dan sebanyak 114 jiwa orang dewasa.
Secara keseluruhan jumlah yang pengungsi di wilayah timur ada 193 jiwa. "Kita evakuasi, karena berdasarkan informasi dari BPPTKG terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, mulai Rabu (9/3/2022) pukul 23.18 WIB," terang Wahyu.
Baca juga: Geger ASN Gantung Diri di Dapur setelah Bertengkar dengan Istri
Saat ini, warga yang belum mengungsi berada di wilayah Srunen, dan Singlar. Mereka memilih untuk bersiaga, dan berada di tepi jalan. Sehingga ketika ada guguran awan panas dari puncak Gunung Merapi, mereka bisa langsung bergerak ke tempat yang lebih aman.
Masyarakat yang tinggal di wilayah tengah, yakni Umbulharjo, hingga Ngrangkah, juga sudah mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu harus mengungsi. Hujan abu tipis terjadi di wilayah Ngrakah.
Secara keseluruhan jumlah yang pengungsi di wilayah timur ada 193 jiwa. "Kita evakuasi, karena berdasarkan informasi dari BPPTKG terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, mulai Rabu (9/3/2022) pukul 23.18 WIB," terang Wahyu.
Baca juga: Geger ASN Gantung Diri di Dapur setelah Bertengkar dengan Istri
Saat ini, warga yang belum mengungsi berada di wilayah Srunen, dan Singlar. Mereka memilih untuk bersiaga, dan berada di tepi jalan. Sehingga ketika ada guguran awan panas dari puncak Gunung Merapi, mereka bisa langsung bergerak ke tempat yang lebih aman.
Masyarakat yang tinggal di wilayah tengah, yakni Umbulharjo, hingga Ngrangkah, juga sudah mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu harus mengungsi. Hujan abu tipis terjadi di wilayah Ngrakah.
(eyt)
Lihat Juga :