Pesan Letjen Cantiasa ke Prajurit yang akan Bertugas di Papua: Jangan Ragu dalam Melaksanakan Tugas
Rabu, 09 Maret 2022 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dilepas Pangkogabwilhan III, Yonif R 900/SBW Kodam IX/Udayana Akhiri Penugasan di Papua
Sehingga mereka semakin sering melakukan gangguan terhadap TNI/Polri, seperti menghadang, menyerang pos atau pos tinjau, dan lain-lain pada saat personel lengah atau tidak disiplin.
Sehingga mengakibatkan kerugian personel maupun materiil. Oleh karena itu, apa yang telah dilatihkan saat pra tugas dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan tetap fokus pada pelaksanaan tugas operasi.
"Taktik-taktik yang sudah dibekali di basis saat pra tugas, kamu praktekkan di sana, para perwira terutama ini. Bagaimana masuk daerah penyelaman, bagaimana ketika harus beristirahat, bagaimana teknik pembersihan, semua taktikmu pada saat di lapangan di daerah operasi, mainkan," pesan Cantiasa.
"Kalau selama ini ujiannya di kelas, saat ini ujianmu di daerah operasi. Lihat medan, kalau sekiranya posmu itu rawan, ya kamu geser. Makanya Danyon nanti ya, 113 sama 301, tolong kamu evaluasi disposisi dan komposisi pos, kalau daerah itu sering ditembaki, ya kau pindah posmu," tegas mantan Danjen Kopassus ini.
"Semua fokus tugas, gak boleh main-main, sebelum kau kembali ke basis, kau jangan berpikiran yang lain-lain. Jangan pingin tiap hari ini dapat sinyal, nyari-nyari sinyal, akhirnya tidak ada yang mengamankan kawan. Banyak kejadian begitu, sudahlah kalian melaksanakan tugasmu dengan baik di sana," lanjutnya.
Lebih lanjut, Pangkogabwilhan III menekankan bahwa tugas operasi merupakan kebanggaan bagi seorang prajurit TNI. Karena tidak semua prajurit TNI akan mengalaminya. Sehingga harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh.
Sehingga mereka semakin sering melakukan gangguan terhadap TNI/Polri, seperti menghadang, menyerang pos atau pos tinjau, dan lain-lain pada saat personel lengah atau tidak disiplin.
Sehingga mengakibatkan kerugian personel maupun materiil. Oleh karena itu, apa yang telah dilatihkan saat pra tugas dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan tetap fokus pada pelaksanaan tugas operasi.
"Taktik-taktik yang sudah dibekali di basis saat pra tugas, kamu praktekkan di sana, para perwira terutama ini. Bagaimana masuk daerah penyelaman, bagaimana ketika harus beristirahat, bagaimana teknik pembersihan, semua taktikmu pada saat di lapangan di daerah operasi, mainkan," pesan Cantiasa.
"Kalau selama ini ujiannya di kelas, saat ini ujianmu di daerah operasi. Lihat medan, kalau sekiranya posmu itu rawan, ya kamu geser. Makanya Danyon nanti ya, 113 sama 301, tolong kamu evaluasi disposisi dan komposisi pos, kalau daerah itu sering ditembaki, ya kau pindah posmu," tegas mantan Danjen Kopassus ini.
"Semua fokus tugas, gak boleh main-main, sebelum kau kembali ke basis, kau jangan berpikiran yang lain-lain. Jangan pingin tiap hari ini dapat sinyal, nyari-nyari sinyal, akhirnya tidak ada yang mengamankan kawan. Banyak kejadian begitu, sudahlah kalian melaksanakan tugasmu dengan baik di sana," lanjutnya.
Lebih lanjut, Pangkogabwilhan III menekankan bahwa tugas operasi merupakan kebanggaan bagi seorang prajurit TNI. Karena tidak semua prajurit TNI akan mengalaminya. Sehingga harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh.
Lihat Juga :