Keluarga Korban Tabrak Lari Nagreg Kecewa, Tak Diberi Tahu Sidang Kolonel Priyanto

Rabu, 09 Maret 2022 - 10:28 WIB
loading...
Keluarga Korban Tabrak...
Etes Hidayatuloh dan istri memegangi foto anaknya, Handi Saputra yang jadi korban tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung serta mayatnya dibuang di Sungai Serayu, Jateng. MPI/Fani Ferdiansyah
A A A
GARUT - Kekecewaan diungkapkan keluarga Handi Saputra, korban tabrak lari di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung pada 8 Desember 2021. Mereka kecewa lantaran tak diberi tahu pelaksanaan sidang terhadap para pelaku tabrak lari.

Etes Hidayatuloh, ayah almarhum Handi Saputra mengaku kaget saat mengetahui Kolonel Infanteri Priyanto disidang oleh pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Etes menuturkan, dia beserta keluarga mengetahui pelaksanaan sidang tersebut dari pemberitaan sejumlah media.

Baca juga: Penampakan Kolonel Priyanto saat Puspom AD Gelar Rekonstruksi di Nagreg

"Belum ada informasi ke saya. Jadi saya juga agak kaget tiba-tiba media kok memberitahu ke saya, karena keluarga tidak tahu sebelumnya," tutur Etes saat ditemui, Rabu (9/3/2022).

Etes beserta keluarga besarnya di Kampung Cijolang Kidul RT01/RW 03 Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut ini sama sekali tidak diundang untuk menghadiri sidang yang beragendakan pembacaan dakwaan itu. “Undangan gak ada. Telepon juga gak ada ke saya. Hanya (tahu) dari media saja,” ucapnya.



Dia berharap, pihak keluarga dari kedua korban dapat diberikan kesempatan untuk menyaksikan langsung sidang lanjutan yang rencananya akan digelar pada 15 Maret 2022 mendatang.

“Kan bapak Panglima sudah menyatakan, keluarga korban akan difasilitasi untuk bisa hadir dalam sidang,” katanya.

Menurut Etes, pihaknya akan menghubungi sejumlah pihak terkait masalah ini. “Saya mau nanyain juga. Mungkin dari sana bisa ngasih informasi ke saya. Saya mau melihat sidangnya dengan hadir langsung,” ujarnya.

Baca juga: Danpuspom TNI AD Janji Selesaikan Kasus Kolonel Priyanto 1 Pekan

Terkait vonis yang akan dijatuhkan pada para terdakwa, pihak keluarga meminta majelis hakim memberikan hukuman yang setimpal. “Harapan dari keluarga dari dahulu itu adalah meminta para pelaku dihukum, ya seadil-adilnya,” katanya.

Untuk diketahui, Handi Saputra dan Salsabila meninggal dunia secara mengenaskan usai ditabrak oleh ketiga tersangka di Jalan Nagreg.

Setelah ditabrak Handi dan Salsabila bukan dibawa ke instalasi kesehatan terdekat, namun sengaja dibawa oleh pelaku dan dibuang di aliran Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Dari informasi yang dihimpun, proses peradilan terhadap para pelaku dilakukan secara terpisah. Kedua pelaku lain dalam kasus itu disidang di tempat yang berbeda. Sedangkan Kolonel Priyanto didakwa pasal pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan Polisi Tak Tahan...
Alasan Polisi Tak Tahan Pengemudi Pajero Penabrak Pedagang Buah di Jaktim meski Jadi Tersangka
Polisi Gelar Perkara...
Polisi Gelar Perkara Kasus Pajero Tabrak Tukang Buah di Jaktim
Polisi Buru Sopir Pajero...
Polisi Buru Sopir Pajero yang Tabrak Lari Pedagang Buah di Jaktim
Jalur Nagreg Masih Padat...
Jalur Nagreg Masih Padat di Hari Terakhir Cuti Bersama, Sudah 10 Kali One Way
Puncak Arus Balik, Jalur...
Puncak Arus Balik, Jalur Selatan Nagreg Bandung Padat Merayap
Arus Balik Jalur Selatan...
Arus Balik Jalur Selatan dari Nagreg hingga Cibiru Bandung Padat Merayap
Pengemudi Diduga Tabrak...
Pengemudi Diduga Tabrak Lari, Mobil Ringsek Diamuk Massa di Jaktim
Fakta Baru, Bocah Tewas...
Fakta Baru, Bocah Tewas di Tol Cijago Berkebutuhan Khusus dan Sempat Ingin Beli Balon Tiup
Polisi Amankan Pengemudi...
Polisi Amankan Pengemudi Mobil Terkait Penemuan Bocah Tewas di Tol Cijago Depok
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Berita Terkini
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Infografis
Hal Menarik dari Pelatih...
Hal Menarik dari Pelatih Timnas Shin Tae-Yong Tak Banyak Orang Tahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved