Flu Burung Mewabah, Ratusan Unggas Asal Afrika Ditahan Balai Karantina Bandara KNIA

Sabtu, 05 Maret 2022 - 10:58 WIB
loading...
A A A
"Dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan di atas Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan melakukan tindakan karantina berupa penolakan terhadap impor satwa burung yang berasal dari Negara Afrika Selatan oleh importir CV. Lestari Alam Semesta," tegasnya. Baca juga: Cegah Penularan Flu Burung, Puluhan Unggas Selundupan Dimusnahkan

Humas Balai Karantina Pertanian Kelas II-Medan, Fendy Purba, menyebut jumlah unggas yang diimpor CV. Lestari Alam Semesta sebanyak 962 ekor dari 13 jenis unggas. Pemeriksaan terhadap unggas-unggas itu, lanjut dia, dilakukan berdasarkan Undang-undang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan nomor 21 tahun 2019 serta Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2000 tentang Karantina Hewan.

Namun jumlah ini berbeda jauh dengan data yang sebelumnya disampaikan Bea dan Cukai Bandara Kualanamu, dimana disebutkan ada sebanyak 14 jenis unggas dengan jumlah total 1.153 ekor, atau selisih hampir 200 ekor. "Data yang kita miliki memang seperti itu, 962 ekor dari 13 jenis unggas," kata Fendy.

Saat ditanya apakah unggas-unggas itu ada yang terkonfirmasi positif terjangkit Flu Burung, Fendy tak bisa menjelaskannya. Dia juga tak mau berkomentar lanjut atas nasib unggas-unggas itu. Apakah akan dikirim kembali ke negara asal atau dimusnahkan. "Sementara cuma itu yang kita bisa jelaskan," kilahnya.

Diberitakan sebelumnya sebuah pesawat milik maskapai Malaysia Airlines yang dicarter seorang pengusaha asal Medan, membawa ribuan unggas. Kabarnya unggas itu akan dibawa ke salah satu resort di kawasan Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara. Namun unggas-unggas itu tertahan di kargo bandara dan tak diijinkan masuk karena dokumen yang belum lengkap.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Bangun Ekonomi Lokal,...
Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Modernisasi Pertanian...
Modernisasi Pertanian Nagekeo, Anggota DPRD Kosmas Lawa Bagho Serahkan Hand Tractor untuk Petani
Kolaborasi Perguruan...
Kolaborasi Perguruan Tinggi Dorong Pemanfaatan Kemiri di Desa Ropang Sumbawa
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Rekomendasi
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Dana Rampasan Rp153,6...
Dana Rampasan Rp153,6 Miliar Kembali ke TASPEN, Buah Manis Sinergi dengan KPK
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
5 Fakta Flu Burung yang...
5 Fakta Flu Burung yang Berisiko Menjadi Pandemi Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved