Tidak Respons Pembantaian 8 Karyawan PT PTT oleh KKB, Aktivis HAM Papua Dinilai Diskriminatif

Sabtu, 05 Maret 2022 - 08:44 WIB
loading...
Tidak Respons Pembantaian...
Marinus Yaung, Dok Sindonews.com
A A A
JAYAPURA - Pengamat politik Papua sekaligus dosen Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih, Marinus Yaung menyoroti sikap aktivis HAM Papua yang tidak merespons kasus pembantaian sadis terhadap delapan orang karyawan PT. Palapa Timur Telematika (PT. PTT) oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Menurut Yaung, sikap aktivis HAM yang demikian sangat diskriminatif dan rasial.

"Di mana suara para aktivis kemanusiaan dan HAM di Papua. Suara mereka diam ditelan bumi. Asumsi saya, mereka hanya memiliki definisi HAM yang sangat rasial dan diskriminatif. Bagi mereka (aktivis HAM), HAM hanya untuk orang asli Papua (OAP), sementara non OAP tidak," kata Marinus Yaung, Sabtu (5/3/2022).



Menurut Yaung, sangat tidak pantas seorang aktivis HAM bertindak rasial dan diskriminatif. Seorang pekerja HAM harus profesional, siapapun korbannya harus menjadi perhatian. Baca juga: Sosok Farideh Moradkhani, Keponakan Ayatollah Khamenei yang Ditangkap Iran

"Saya pikir mereka tidak pantas untuk berbicara tentang nilai kemanusiaan. Karena seorang pembela kemanusian bicara membela nilai kemanusian, perspektifnya harus perspektif keadilan dan kebenaran. Perspektifnya terbentuk dari kombinasi logika dan perasaan/hati nurani. Ini harus dimiliki dan menjadi pedoman pegiat HAM, " tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
8 Makanan yang Sebaiknya...
8 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Susu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved