Orasi di Kemenag, Mantu Habib Rizieq: Ingatkan Sikap NU di Tahun 2012
Jum'at, 04 Maret 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Terkait analogi gonggongan anjing, Hanif berpendapatperbandingan yang dilakukan Menag itu tidak pantas diucapkan oleh sekelas Menteri keagamaan.”Kami tidak setuju dengan pernyataan itu, kami resah, kami terlukai. Kami minta Menag untuk bertobat dan membuat pernyataan terbuka kepada umat islam, karena banyak umat islam yg terlukai karena ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas akhirnya angkat bicara terkait beragam tudingan yang dialamatkan kepadanya dalam polemik pengeras suara masjid dan suara anjing. Menag Yaqut menegaskan bahwa ada ketidaksesuaian antara berita yang beredar dengan fakta sebenarnya.
“Tidak ada kata membandingkan atau mempersamakan antara azan atau suara yang keluar dari masjid dengan gonggongan anjing,” tulis Menag Yaqut dalam penjelasannya di Facebook dikutip, Jumat (25/2/2022). Baca juga: Slamet Maarif: PA 212 Siap Gelar Silaturahmi dengan Angkatan Darat
Penjelasan Menag Yaqut diawali dengan transkip pernyataannya saat diwawancara media di Pekanbaru, Rabu (23/2/2022). Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lalu menuliskan bahan telaahan terhadap transkip pernyataannya tersebut. Di bagian akhir, Menag Yaqut menuliskan judul-judul berita yang muncul di media.
Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas akhirnya angkat bicara terkait beragam tudingan yang dialamatkan kepadanya dalam polemik pengeras suara masjid dan suara anjing. Menag Yaqut menegaskan bahwa ada ketidaksesuaian antara berita yang beredar dengan fakta sebenarnya.
“Tidak ada kata membandingkan atau mempersamakan antara azan atau suara yang keluar dari masjid dengan gonggongan anjing,” tulis Menag Yaqut dalam penjelasannya di Facebook dikutip, Jumat (25/2/2022). Baca juga: Slamet Maarif: PA 212 Siap Gelar Silaturahmi dengan Angkatan Darat
Penjelasan Menag Yaqut diawali dengan transkip pernyataannya saat diwawancara media di Pekanbaru, Rabu (23/2/2022). Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lalu menuliskan bahan telaahan terhadap transkip pernyataannya tersebut. Di bagian akhir, Menag Yaqut menuliskan judul-judul berita yang muncul di media.
(ams)
Lihat Juga :