Orasi di Kemenag, Mantu Habib Rizieq: Ingatkan Sikap NU di Tahun 2012

Jum'at, 04 Maret 2022 - 17:14 WIB
loading...
Orasi di Kemenag, Mantu...
Persaudaran Alumni 212 menggelar aksi damai di Kantor Kemenag, Jakarta. Foto/MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 menuntut pencopotan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas digelar di Kantor Kemenag, Jakarta. Tuntutan massa PA 212 itu terkait polemik analogi adzan dengan suara gonggongan anjing.

Mantu Habib Rizieq, Habib Hanif Alatas ikut memimpin aksi PA 212 yang dimulai pada pukul 13.00 WIB. Gema takbir juga berkumandang dalam aksi yang diikuti ribuan orang dari berbagai wilayah tersebut. Baca juga: Pangdam Jaya Terjunkan Ratusan Pasukan Amankan Demo PA 212 di Kemenag

Habib Hanif Alatas menyampaikan keberatannya terkait surat edaran Menag Yaqut terkait pengaturan adzan dan TOA Masjid atau Musala. Dia menilai latar belakang Menag yang merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU) bertentangan dengan sikap NU di tahun 2012.

”Dulu di tahun 2012, ketika Wakil Presiden Boediono melontarkan wacana pengaturan volume adzan, yang menolak adalah NU di antaranya NU Jawa Timur. Kenapa sekarang menteri NU yang buat aturan itu,” kata Habib Hanif saat berorasi di depan ribuan jamaah.

Habib Hanif menilai adzan itu harus dikumandangkan setinggi mungkin. Baginya, lafadz- lafadz adzan itu mengandung barokah, mengundang barokah.”Maka, saya kira saya setuju dengan sikap NU tahun 2012, yang menolak wacana Wapres Budiono untuk negara mengatur volume azan. saya kira ini justru menganggu kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Terkait analogi gonggongan anjing, Hanif berpendapatperbandingan yang dilakukan Menag itu tidak pantas diucapkan oleh sekelas Menteri keagamaan.”Kami tidak setuju dengan pernyataan itu, kami resah, kami terlukai. Kami minta Menag untuk bertobat dan membuat pernyataan terbuka kepada umat islam, karena banyak umat islam yg terlukai karena ini,” ungkapnya.



Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas akhirnya angkat bicara terkait beragam tudingan yang dialamatkan kepadanya dalam polemik pengeras suara masjid dan suara anjing. Menag Yaqut menegaskan bahwa ada ketidaksesuaian antara berita yang beredar dengan fakta sebenarnya.

“Tidak ada kata membandingkan atau mempersamakan antara azan atau suara yang keluar dari masjid dengan gonggongan anjing,” tulis Menag Yaqut dalam penjelasannya di Facebook dikutip, Jumat (25/2/2022). Baca juga: Slamet Maarif: PA 212 Siap Gelar Silaturahmi dengan Angkatan Darat

Penjelasan Menag Yaqut diawali dengan transkip pernyataannya saat diwawancara media di Pekanbaru, Rabu (23/2/2022). Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lalu menuliskan bahan telaahan terhadap transkip pernyataannya tersebut. Di bagian akhir, Menag Yaqut menuliskan judul-judul berita yang muncul di media.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved