DIY Tuan Rumah Pesparawi XIII, Paku Alam Ingatkan Soal Antisipasi COVID-19

Kamis, 03 Maret 2022 - 21:35 WIB
loading...
DIY Tuan Rumah Pesparawi...
Wagub DIY KGPAA Paku Alam X. (Ist)
A A A
YOGYAKARTA - Pesparawi Nasional bersama Direktur Urusan Agama Kristen Kementerian Agama (Kemenag) melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (1/3/2022). Audiensi itu membahas mengenai rencana penyelenggaraan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII di DIY pada Juni 2022 mendatang.

Untuk diketahui, DIY semestinya menjadi tuan rumah Pesparawi XIII pada 2019. Namun kegiatan 3 tahunan tersebut ditunda karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Pesparawi XIII sedianya digelar pada 2021 tapi karena situasi pandemi belum kondusif, baru akan dilaksanakan tahun ini.

Sri Paduka KGPAA Paku Alam X menerima rombongan Pesparawi dengan didampingi Kepala Kanwil DIY Kemenag Masmin Afif dan Kepala Biro Bina Mental Sepiritual Setda DIY, Djarot Margiantoro.

Sri Paduka mengatakan, di tengah gelombang ketiga Covid-19 yang sedang melanda, pilihan menyelenggarakan Pesparawi XIII menjadi dilematis. Di satu sisi, even yang sudah mundur ini memang harus segera dilaksanakan, karena juga memengaruhi program-program Kemenag selanjutnya, tapi di sisi lainnya, Sri Paduka tak ingin nantinya Covid-19 makin merebak di DIY.

"Event ini kalau pun tetap diselenggarakan, saya mau ada antisipasi terhadap lonjakan kasus dengan sebaik-baiknya. Dari jumah peserta, penggunaan teknologi, pemanfaatan tempat-tempat lain untuk isoter. Karena untuk isoter, melayani masyarakat DIY saja sudah penuh, apalagi dari luar dengan jumlah 15.000 orang. Tentu berat," kata Sri Paduka dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (3/3/2022).

Sri Paduka menegaskan, penyelenggaraan Pesparawi XIII nantinya harus dipastikan dengan baik, sesuai dengan prosedur penyelenggaraan acara pada masa pandemi. Sebab, bagaimana pun, mengumpulkan banyak orang saat ini tidak bisa sembarangan, harus ada langkah antisipasi yang matang.

Masmin Afif menambahkan, ada beberapa catatan penting pada penyelenggaraan Pesparawi XIII pada 19-26 Juni 2022 mendatang. Pertama, even ini akan tetap diselenggarakan mengingat belum ada kepastian kapan pandemi berakhir. Namun Afif berharap bahwa angka kasus akan semakin melandai.

Kedua, akan dilakukan penyesuaian dan pertimbangan jumlah peserta yang hadir. Jumah awal peserta diperkirakan mencapai 15.000 orang, kemudian dipangkas menjadi 6.000. "Dari jumlah ini tadi Pak Wagub minta dipertimbangkan lagi untuk bisa dikurangi. Ini karena melihat suasana saat ini yang sedang ada pada gelombang ketiga. Agar mengurangi kerumunan," kata Afif.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan akan digelar di beberapa venue berbeda. Hal ini sebagai langkah meminialisir penyebaran Covid–19. Tentu disiplin prokes juga menjadi catatan penting bagi penyelenggara dan peserta.

Sementara itu, Djarot Margiantoro turut mengungkapkan bahwa persiapan sudah mulai berjalan. Menurutnya, kepanitiaan nanti diperkuat oleh seluruh OPD di DIY. Selain itu, Djarot juga akan menggandeng mahasiswa-mahasiswa daerah yang memiliki asrama. Asrama ini akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional kegiatan.

"Kita ambil langkah ini untuk memaksimalkan potensi DIY dan mengurangi keterlibatan pihak luar. Ini akan mengurangi risiko paparan Covid–19 juga," kata Djarot.

Menurutnya, dirinya akan melaksanakan arahan Sri Paduka terkait pemanfaatan teknologi untuk memudahkan pekerjaan. Nantinya, akan ada desain kartu yang memuat data keseluruhan peserta. "Kita manfaatkan teknologi melalui database ID card yang isinya berbagai macam informasi yang jelas. Kalau tanpa ada kejadian luar biasa, seluruh rencana kita pastikan sudah ideal," katanya. Baca: Ketua DPW Perindo DIY Yuni Astuti, Satu-satunya Perempuan Pemimpin Parpol di Jogja.

Djarot menilai DIY telah lebih dari siap menggelar even ini dengan dukungan kabupaten/kota dan seluruh wilayah Indonesia. Even ini diharapkan bisa menjadi percontohan penyelenggaraan kegiatan skala besar dengan protokol kesehatan ketat.

"Akan kita tambahkan juga usulan persyaratan vaksinasi dosis 3 juga pada peserta. Nanti kita tinjau kembali juknisnya," kata Djarot.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan...
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.500 Personel Amankan Perayaan Paskah Hari Ini
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Polandia Marah atas...
Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Tentara Israel Kembali...
Tentara Israel Kembali Menista Kristen, Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Rekomendasi
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved