Diduga Dibunuh, Mayat Pria Bertato di Sungai Tuntang Ternyata Warga Madiun
Rabu, 02 Maret 2022 - 13:10 WIB
loading...
Polres Semarang berhasil mengidentifikasi mayat pria bertato yang ditemukan di aliran Sungai Tuntang, Semarang. Korban R (30) warga Madiun yang diduga dibunuh. Foto/iNews TV/Lurissa Lulu
A
A
A
SEMARANG - Polres Semarang berhasil mengidentifikasi mayat pria bertato yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Penemuan mayat R di aliran Sungai Tuntang, tepatnya Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Senin (1/3/2022) tersebut hingga kini masih diselidiki polisi.
Baca juga: Bawen Gempar! Warga Temukan Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Sungai Tuntang
Dugaan sementara, mayat yang teridentifikasi bernama R (30) warga Madiun, Jawa Timur itu tewas akibat dibunuh. Hal itu karena mengalami luka lebam dan memar di pelipis mata serta wajah.
Selain itu saat ditemukan korban membawa tas berisi dua bongkah batu seberat sekitar 5 Kg yang diduga sebagai pemberat agar tenggelam di Sungai Tuntang.
Batu tersebut dimaksudkan agar mayat korban tenggelam dan tidak ditemukan. Sehingga aksi kejahatan pelaku tak tercium siapapun.
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono menyatakan, polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku pembuhunan sadis tersebut.
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Baju di Sungai Bolong Magelang Diduga Tewas Dibunuh
Penemuan mayat R di aliran Sungai Tuntang, tepatnya Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Senin (1/3/2022) tersebut hingga kini masih diselidiki polisi.
Baca juga: Bawen Gempar! Warga Temukan Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Sungai Tuntang
Dugaan sementara, mayat yang teridentifikasi bernama R (30) warga Madiun, Jawa Timur itu tewas akibat dibunuh. Hal itu karena mengalami luka lebam dan memar di pelipis mata serta wajah.
Selain itu saat ditemukan korban membawa tas berisi dua bongkah batu seberat sekitar 5 Kg yang diduga sebagai pemberat agar tenggelam di Sungai Tuntang.
Batu tersebut dimaksudkan agar mayat korban tenggelam dan tidak ditemukan. Sehingga aksi kejahatan pelaku tak tercium siapapun.
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono menyatakan, polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku pembuhunan sadis tersebut.
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Baju di Sungai Bolong Magelang Diduga Tewas Dibunuh
Lihat Juga :