Kadis Pertanian Luwu Minta Masyarakat Aktifkan Kegiatan Tudang Sipulung
Rabu, 02 Maret 2022 - 11:51 WIB
loading...
Sejumlah pejabat Pemkab Luwu menghadiri acara syukuran yang dilaksanakan petani di Desa Komba, Kecamatan Kecamatan Larompong, Selasa (1/3/2022). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Luwu, Albaruddin A Picunang meminta masyarakat mengaktifkan kegiatan tudang sipulung, sebagai sarana komunikasi dengan pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian saat menghadiri syukuran hasil panen di Desa Komba Selatan, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, menggelar syukuran, Selasa (1/3/2022).
Baca juga:Hasil Panen Melimpah, Petani Desa Komba Gelar Syukuran
"Kuncinya dari saya adalah tudang sipulung. Dari tudang sipulung ini bisa kita rencanakan masa panen, seragamkan penggunaan bibit, pelatihan teknik pertanian hingga menyerap aspirasi akan kebutuhan petani, mengatasi masalah dan merencanakan program pertanian, itu fungsi tudang sipulung dan kita harus konsisten dengan hasil tudang sipulung kita," urainya.
Usulan tudang sipulung dari Kepala Dinas Pertanian ini juga sekaligus untuk menjawab beberapa keinginan dari petani , seperti keseragaman jenis bibit, permintaan bantuan handtraktor, pembuatan saluran irigasi teknis dan penentuan jadwal tanam.
Menurut Kadis Pertanian, soal irigasi tersier, aspirasi tersebut telah dikoordinasikan olehnya melalui lintas sektor OPD yang menangani seperti Dinas PUPR.
Baca juga:PPL Luwu Utara Kembangkan Alpukat Hass di Rongkong
Dalam kesempatan tersebut disampaikan Kadis Pertanian menyampaikan bahwa luas sawah di Komba Selatan ada 100 hektare, di mana bantuan handtraktor baru 7 unit
"Dari luas lahan bantuan handtraktor 7 unit memang belum ideal, kita akan cukupkan 10 handtracktor. Kerja kerja Dinas Pertanian akan penganggaran bantuan alat pertanian harus pula mendapat dukungan dari DPRD Luwu sebagai fungsi anggaran," ujarnya.
"Hadir bersama kita pimpinan DPRD Luwu, dan anggota DPRD Luwu. Tentu melalui perhatian beliau, 3 unit handtraktor tidak lah sulit," lanjutnya.
Tahun 2021 Pemkab Luwu telah membantu pengembangan jagung seluas 17 hektare di Komba Selatan dan tahun 2022 kembali akan dikembangkan jagung untuk area seluas 40 hektare.
Baca juga:Ini Pesan Bupati Luwu Saat Tinjau Progres Pembangunan Masjid Agung
Sementara itu, anggota DPRD Luwu , Andi Muhammad Arfan Basmin, berharap petani di Luwu jauh lebih baik ke depan dari segi hasil, maupun pengelolaan hasil panen dan pasca panen.
"Kami di DPRD tentu selalu akan berpihak pada masyarakat khususnya petani dalam peletakan program anggaran di tiap OPD khususnya Dinas Pertanian," kuncinya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian saat menghadiri syukuran hasil panen di Desa Komba Selatan, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, menggelar syukuran, Selasa (1/3/2022).
Baca juga:Hasil Panen Melimpah, Petani Desa Komba Gelar Syukuran
"Kuncinya dari saya adalah tudang sipulung. Dari tudang sipulung ini bisa kita rencanakan masa panen, seragamkan penggunaan bibit, pelatihan teknik pertanian hingga menyerap aspirasi akan kebutuhan petani, mengatasi masalah dan merencanakan program pertanian, itu fungsi tudang sipulung dan kita harus konsisten dengan hasil tudang sipulung kita," urainya.
Usulan tudang sipulung dari Kepala Dinas Pertanian ini juga sekaligus untuk menjawab beberapa keinginan dari petani , seperti keseragaman jenis bibit, permintaan bantuan handtraktor, pembuatan saluran irigasi teknis dan penentuan jadwal tanam.
Menurut Kadis Pertanian, soal irigasi tersier, aspirasi tersebut telah dikoordinasikan olehnya melalui lintas sektor OPD yang menangani seperti Dinas PUPR.
Baca juga:PPL Luwu Utara Kembangkan Alpukat Hass di Rongkong
Dalam kesempatan tersebut disampaikan Kadis Pertanian menyampaikan bahwa luas sawah di Komba Selatan ada 100 hektare, di mana bantuan handtraktor baru 7 unit
"Dari luas lahan bantuan handtraktor 7 unit memang belum ideal, kita akan cukupkan 10 handtracktor. Kerja kerja Dinas Pertanian akan penganggaran bantuan alat pertanian harus pula mendapat dukungan dari DPRD Luwu sebagai fungsi anggaran," ujarnya.
"Hadir bersama kita pimpinan DPRD Luwu, dan anggota DPRD Luwu. Tentu melalui perhatian beliau, 3 unit handtraktor tidak lah sulit," lanjutnya.
Tahun 2021 Pemkab Luwu telah membantu pengembangan jagung seluas 17 hektare di Komba Selatan dan tahun 2022 kembali akan dikembangkan jagung untuk area seluas 40 hektare.
Baca juga:Ini Pesan Bupati Luwu Saat Tinjau Progres Pembangunan Masjid Agung
Sementara itu, anggota DPRD Luwu , Andi Muhammad Arfan Basmin, berharap petani di Luwu jauh lebih baik ke depan dari segi hasil, maupun pengelolaan hasil panen dan pasca panen.
"Kami di DPRD tentu selalu akan berpihak pada masyarakat khususnya petani dalam peletakan program anggaran di tiap OPD khususnya Dinas Pertanian," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :