alexametrics

Jalan Ciamis Selatan kembali rusak parah

loading...
Jalan Ciamis Selatan kembali rusak parah
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Masyarakat di wilayah Ciamis Selatan kembali mengeluhkan kerusakan jalan di sepanjang 71 kilometer, pesisir Pantai Selatan, yang kondisinya kembali rusak parah.

Warga menduga kerusakan jalan tersebut dipicu kembalinya aktivitas pengangkutan pasir besi dari wilayah Tasikmalaya menuju Cilacap, Jawa Tengah, melalui Kabupaten Ciamis.

Sebelumnya, kekesalan warga sempat memuncak dengan menyandra truk pasir besi yang melintas. Namun, belakangan truk pasir besi masih tetap melintas dijalan yang sama dengan berbagai cara agar tidak terlihat oleh masyarakat.



Kondisi itu, diakui Anggota DPRD Ciamis asal Ciamis Selatan Asep Irfan. Menurut Asep, pasca dilakukan penyandraan truk pasir besi oleh warga masyarakat, belakangan pihaknya menerima informasi truk pasir besi tetap melintas.

“Pengiriman pasir besi saat ini dengan sebelumnya berbeda, sekarang seolah ada modus. Truk mengangkut pasir besi itu seperti mengangkut pasir untuk campuran material beton,” kata Asep, di Kantor DPRD Ciamis, Kamis (20/12/2012).

Bahkan, lanjut Asep, dulu truk pengangkut pasir besi dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Cilapcap, Provinsi Jawa Tengah beroperasi pada siang hari, namun saat ini beralih menjadi malam.

“Kami beberapa kali memergokinya. Akibat dilintasi truk bermuatan pasir besi, jalan menjadi hancur. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini, tambah rusak jalan di Selatan,” tambahnya.

Koordinator warga Cijulang Kandil (36) menegaskan, pihaknya kembali akan melakukan pemantauan lalu-lalang pengiriman pasir besi yang melintas wilayah Ciamis. Menurut dia, selama pihak perusahaan mau bertangungjawab memperbaiki kerusakan jalan bagi warga tidak masalah.

“Persoalanya, sejak kami melakukan protes tidak ada tanggapan serius. Untuk itu, awal bulan lalu, kami sempat melakukan penyandraan truk. Namun, sampai sekarang belum mendapatkan kepastian. Kondisi jalan malah semakin rusak parah,” terang Kandil.

Ketua Presidium Kabupaten Ciamis Selatan Supratman berharap, persoalan kerusakan jalan di Ciamis Selatan segera mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Menurut Supratman, jika persoalan itu tidak dilakukan di tingkat provinsi, tidak akan selesai.

“Kalau diselesaikan antar kabupaten tidak akan selesai. Provinsi kembali harus turun tangan menindaklanjuti persoalan ini,” tandas Supratman.

Sementara itu, Bupati Ciamis Engkon Komara menyampaikan, pihaknya berharap banyak dengan pemekaran daerah Kabupaten Pangandaran berbagai persoalan seperti kerusakan jalan bisa di atasi lebih cepat.

“Terus terang saja, saya lebih banyak prihatin. Saat warga teriak kerusakan jalan, kami tidak bisa berbuat banyak. Mau memperbaiki kondisi angaran yang terbatas, begitu juga soal kebijakan berkaitan dengan pemerintah yang ada di level atas. Dengan Kabupaten pangandaran berdiri sendiri, diharapkan tidak ada lagi jalan rusak di Ciamis selatan yang saat ini kondisinya memang hampir sebagain besar masih belum tersentuh perbaikan,” pungkas Engkon.
(rsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak