3 Arca dan Benda Bersejarah di Situs Srigading Jadi Temuan Tertua di Jawa Timur
Senin, 28 Februari 2022 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, proses penggalian atau ekskavasi sengaja diperpanjang dari jadwal awalnya, yang sedianya dilakukan hingga Sabtu (26/2/2022). "Kami melanjutkan ekskavasi di sisi selatan karena di hari Sabtu tertunda akibat hujan deras," ungkapnya.
Kini dengan penemuan Arca Agastya, total ada tiga arca yang ditemukan selama proses ekskavasi tahap kedua. Arca pertama yang ditemukan adalah Arca Nandiswara yang ditemukan pada Selasa (22/2/2022), dilanjutkan Arca Mahakala yang ditemukan Jumat (25/2/2022), dan Arca Agastya yang ditemukan Minggu (27/2/2022).
"Cocok dengan konsep pantheon aliran candi Siwa, dimana Agastya ada di selatan, Ganesha ada di barat, Durga ada di utara, cuma yang di barat kita tidak menemukan Ganesha kemungkinan sudah hilang, selain itu candi itu dilengkapi dua arca penjaga candi, yaitu Nandiswara dan Mahakala," paparnya.
baca juga: Penggeledahan Lapas dan Rutan, Kemenkumham Jatim Usulkan Pengadaan Alat Deteksi Handphone
Selain penemuan dua arca, BPCB juga menemukan sejumlah benda bersejarah lainnya yang menjadi bagian dari candi. Benda-benda seperti satu lingga di tengah di bawah yoni berjarak 30 sentimeter, kedalaman 60 sentimeter di bagian tengah. Selanjutnya ada beberapa fragmen relief, bahan bata, beberapa pecahan tangan arca,fragmen tembikar, dan fragmen porselin.
"Kemudian ada tiga buah lingga patok, dan satu buah batu silindrit yang ada di sisi utara dari tangga. Semuanya dibawa kayak batu lingga, ambang relung, fragmen, relief, itu semua diamankan di Museum Singasari. Tiga arca diamankan oleh BPCB karena ada beberapa pecah, yang Arca Agastya belum dibersihkan karena kemarin setengah hari main angkut. Jadi dibersihkan," jelasnya.
Kini lanjut Wicaksono, untuk pengamanan bangunan candi pihaknya telah meminta agar Pemkab Malang bekerjasama dengan kepolisian memasang garis polisi. Hal ini demi mengantisipasi adanya penjarahan dan penggalian ilegal yang dilakukan.
Kini dengan penemuan Arca Agastya, total ada tiga arca yang ditemukan selama proses ekskavasi tahap kedua. Arca pertama yang ditemukan adalah Arca Nandiswara yang ditemukan pada Selasa (22/2/2022), dilanjutkan Arca Mahakala yang ditemukan Jumat (25/2/2022), dan Arca Agastya yang ditemukan Minggu (27/2/2022).
"Cocok dengan konsep pantheon aliran candi Siwa, dimana Agastya ada di selatan, Ganesha ada di barat, Durga ada di utara, cuma yang di barat kita tidak menemukan Ganesha kemungkinan sudah hilang, selain itu candi itu dilengkapi dua arca penjaga candi, yaitu Nandiswara dan Mahakala," paparnya.
baca juga: Penggeledahan Lapas dan Rutan, Kemenkumham Jatim Usulkan Pengadaan Alat Deteksi Handphone
Selain penemuan dua arca, BPCB juga menemukan sejumlah benda bersejarah lainnya yang menjadi bagian dari candi. Benda-benda seperti satu lingga di tengah di bawah yoni berjarak 30 sentimeter, kedalaman 60 sentimeter di bagian tengah. Selanjutnya ada beberapa fragmen relief, bahan bata, beberapa pecahan tangan arca,fragmen tembikar, dan fragmen porselin.
"Kemudian ada tiga buah lingga patok, dan satu buah batu silindrit yang ada di sisi utara dari tangga. Semuanya dibawa kayak batu lingga, ambang relung, fragmen, relief, itu semua diamankan di Museum Singasari. Tiga arca diamankan oleh BPCB karena ada beberapa pecah, yang Arca Agastya belum dibersihkan karena kemarin setengah hari main angkut. Jadi dibersihkan," jelasnya.
Kini lanjut Wicaksono, untuk pengamanan bangunan candi pihaknya telah meminta agar Pemkab Malang bekerjasama dengan kepolisian memasang garis polisi. Hal ini demi mengantisipasi adanya penjarahan dan penggalian ilegal yang dilakukan.
Lihat Juga :