PJB Luncurkan RE-FORGE, Solusi Tata Kelola Pembangkit di Indonesia
Senin, 15 Juni 2020 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Ia melanjutkan, salah satunya merujuk pada rencana implementasi digitalisasi monitoring dan evaluasi untuk semua pembangkit PJB. Tidak hanya pengelolaannya yang terpusat, namun analisa juga dilakukan secara terpusat oleh para expertise di bidang pembangkit. Sehingga analisa menjadi lebih akurat dan tepat sesuai kebutuhan dan tantangan.
Implementasi RE-FORGE itu mulai dilakukan PJB dengan melaksanakan peresmian secara virtual untuk Go-Live RE-FORGE PLTU Tembilahan. Sehingga semua persiapan dan perencanaan dilakukan secara matang.
PLTU Tembilahan sendiri menjadi pilot project dari RE-FORGEdan siap menggunakan aplikasi Maximo sebuah aplikasi Enterprise Asset Management yang telah dikostumisasi sesuai dengan BMS RE-FORGE. Aplikasi Maximo sendiri sudah umum digunakan dalam pembangkit listrik, namun kostumisasinya berbeda dengan RE-FORGE.(BACA JUGA: PLN Genjot Pembangunan Saluran Transmisi 150 kV di Kalimantan Barat)
“Implementasi RE-FORGE akan memberikan bantuan terhadap pembangkit-pembangkit berkapasitas kecil terutama dalam meningkatkan keandalannya, ” kata Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto.
Kedepan, percepatan yang sama juga akan diterapkan di PLTU Bangka, PLTU Belitung, PLTU Bolok, serta PLTU Ropa. Mereka menjadi unit yang selanjutnya mengimplementasikan konsep RE-FORGE.
Implementasi RE-FORGE itu mulai dilakukan PJB dengan melaksanakan peresmian secara virtual untuk Go-Live RE-FORGE PLTU Tembilahan. Sehingga semua persiapan dan perencanaan dilakukan secara matang.
PLTU Tembilahan sendiri menjadi pilot project dari RE-FORGEdan siap menggunakan aplikasi Maximo sebuah aplikasi Enterprise Asset Management yang telah dikostumisasi sesuai dengan BMS RE-FORGE. Aplikasi Maximo sendiri sudah umum digunakan dalam pembangkit listrik, namun kostumisasinya berbeda dengan RE-FORGE.(BACA JUGA: PLN Genjot Pembangunan Saluran Transmisi 150 kV di Kalimantan Barat)
“Implementasi RE-FORGE akan memberikan bantuan terhadap pembangkit-pembangkit berkapasitas kecil terutama dalam meningkatkan keandalannya, ” kata Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto.
Kedepan, percepatan yang sama juga akan diterapkan di PLTU Bangka, PLTU Belitung, PLTU Bolok, serta PLTU Ropa. Mereka menjadi unit yang selanjutnya mengimplementasikan konsep RE-FORGE.
(vit)
Lihat Juga :