Aksi Heroik Agus Suyitno, Kakek yang Selamatkan Nyawa 2 Orang dari Sambaran Kereta Api

Senin, 28 Februari 2022 - 04:16 WIB
loading...
Aksi Heroik Agus Suyitno,...
Aksi heroik diperlihatkan seorang penjaga perlintasan kereta di Kabupaten Malang. Dia berhasil menyelamatkan dua nyawa dari terjangan kereta api. Foto/iNews TV/Saif Hajarani
A A A
MALANG - Aksi heroik dilakukan Agus Suyitno. Kakek berusia 62 tahun tersebut, berhasil menyelamatkan pengendara sepeda motor saat akan menerobos perlintasan kereta api di Jalan Kuncoro Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Baca juga: Taksi Online Disambar Kereta Api di Medan, Ajaib Sopir Selamat

Upayanya menyelamatkan pemotor dari sambaran kereta api tersebut, sempat viral. Agus Suyitno terekam kamera warga saat menghentikan pemotor yang nekad menerobos perlintasan kereta api.



Meski usia tak lagi muda, namun semangat Agus Suyitno yang akrab disapa Pak Yit ini tak perlu diragukan. Dia telah menunjukkan semangatnya, untuk menjaga perlintasan kereta api di kampung halamannya, demi keselamatan setiap orang yang hendak melintasi jalur kereta api.

Baca juga: Jadi Putra Mahkota Kasunanan Surakarta, KGPH Purbaya Masih Berstatus Mahasiswa FH Undip

Berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya, setiap hari Pak Yit melakukan tugasnya tanpa pamrih. Pak Yit biasa berangkat dari rumahnya ke pos jaga perlintasan kereta api pada pukul 04.00 WIB, dan baru pulang setelah maghrib.

Panggilan jiwa untuk menjaga perlintasan kereta api ini, dimulai Pak Yit sejak bulan Juli 2021, setelah selama 20 tahun bekerja menjadi tukang becak di sekitar lokasi perlintasan kereta api.

Baca juga: Kabar Duka Datang dari Pekanbaru, Mantan Wali Kota Herman Abdullah Wafat

Pak Yit terketuk hatinya untuk mengabdikan diri menjaga perlintasan kereta api, karena banyak memakan korban jiwa. Sejak itulah dia meminta izin kepada pemerintah desa, untuk bertugas menjadi penjaga palang pintu.

Setelah video aksi penyelamatan yang dilakukan Pak Yit viral di media sosial, pemerintah desa akhirnya membangun palang pintu manual untuk meringankan tugas Pak Yit menjaga perlintasan kereta api tersebut.

Aksi Heroik Agus Suyitno, Kakek yang Selamatkan Nyawa 2 Orang dari Sambaran Kereta Api


Sebagai bentuk perhatian, pemerintah desa memberikan uang lelah kepada Pak Yit Rp2 juta yang diberikan setahun sekali. Tak hanya itu, pemerintah desa juga memberikan kios untuk Pak Yit berjualan yang lokasinya tak jauh dari perlintasan kereta api. "Yang penting ikhlas, karena ini panggilan jiwa dan ingin membantu warga," ujar Pak Yit.

Di mata keluarga, Pak Yit merupakan sosok pekerja keras. Hal itu juga diakui cucu Pak Yit, Rosa Eka Fauzi. "Orangnya tak mau berdiam diri di masa tuanya. Meski keluarga mengharapkan untuk menikmati usia senjanya dengan tidak bekerja, tetapi kakek saya tetap ingin mengabdikan diri," tuturnya.

Baca juga: Mencekam! Sungai Deli Meluap, Air Setinggi 2 Meter Merendam Ratusan Rumah di Kota Medan

Warga yang biasa melintasi jalur kereta api tersebut, Eko Hari Prasetyo mengaku sangat merasakan manfaatnya ketiga ada Pak Yit yang menjaga perlintasan kereta api. "Adanya petugas yang menjaga di perlintasan kereta api ini, warga merasa aman melewati jalan masuk menuju perkampungan," ungkapnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Rumah di...
Penampakan Rumah di Tambora Porak-poranda, 1 Lansia Luka Bakar
KAI Daop 1 Targetkan...
KAI Daop 1 Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026, Ini Lokasinya
KAI Daop 1 Tutup Perlintasan...
KAI Daop 1 Tutup Perlintasan Liar Antara Stasiun Tebet-Cawang
4 Lansia Tewas dalam...
4 Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Priok
Tekan Risiko Kecelakaan,...
Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Tutup Sejumlah Pelintasan Sebidang Liar
130 Perlintasan Sebidang...
130 Perlintasan Sebidang di Wilayah Daop 1 Jakarta Belum Dijaga
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved