Ditolak RSAL Merauke, Bocah 11 Tahun Asli Papua Meninggal

Minggu, 27 Februari 2022 - 19:46 WIB
loading...
Ditolak RSAL Merauke,...
Potongan video saat keluarga pasien, bocah 11 tahun meninggal karena diduga terlambat ditangani di RSAL Merauke-Papua. Foto: Video TikTok
A A A
MERAUKE - Seorang bocah asli Papua berumur 11 tahun, Adrian Mahuze meninggal dunia usai ditolak pihak Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Merauke , Jumat malam (25/2/2022) sekitar pukul 19.30 WIT.

Korban Adrian Mahuze merupakan siswa SDN 2 Merauke - Papua. Sebelum meninggal, bocah malang itu mengalami gejala sakit dan kritis, sehingga pihak keluarga membawanya ke RSAL tidak jauh dari rumahnya sekitar pukul 19.00 WIT untuk mendapatkan perwatan.

Baca juga: Miris, Ibu Hamil Ditolak Tiga Rumah Sakit saat Akan Melahirkan karena Positif COVID-19

Kejadian yang menimpa bocah malang itu terungkap melalui video berdurasi 2 menit 50 detik yang di unggah di akun TikTok milik kaka tua yang mengaku sebagai kakak korban menjadi viral.

Dalam video tersebut, seorang bocah Orang Asli Papua (OAP) meninggal dunia Jumat malam (25/2/2022) sekitar pukul 19.30 WIT yang diakibatkan petugas kesehatan di RSAL Merauke - Papua menolak melayani pasien gawat darurat.



Sehingga dampaknya, salah satu anggota keluarga mendatangi RSAL Merauke - Papua dan meluapkan kekesalanya atas sikap masa bodoh yang ditujukan oleh petugas medis yang dinilai tidak berprikemanusian.

Kakak korban, Norbert Tebay dalam unggahannya menyebutkan, sesampainya di RSAL petugas medis enggan menerima pasien tersebut sehingga pihak keluarga melarikanya ke RSUD Merauke, Papua yang berjarak 100 meter dari RASL.

Baca juga: Geger, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Rumah Sakit di Enrekang

Namun belum sempat diperiksa petugas medis di RSUD, pasien akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIT, sehingga jenazah korban akhirnya dibawah pulang oleh pihak keluarga dirumahnya.

Norbert Tebay pengunggah di akun tik tok mendatangi RSAL Merauke-Papua meluapkan kekecewaanya di hadapan petugas kesehatan dan meminta pertanggungjawaban atas meninggalnya salah satu keluarga akibat melakukan penolakan pertama saat korban sedang emergency untuk dilakukan tindakan medis. “Kami akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala RSAL Merauke-Papua, Letkol Laut (p) dr. Nursito mengatakan, sekitar pukul 19.30 WIT, pasien atas nama Adrian Mahuze langsung dicek oleh tenaga medis di dalam kendaraan yang pakai pasien.

Baca juga: Palsukan Izin Tinggal, Pasutri Asal Rusia Dideportasi dari Bali

“Mengingat pasien adalah anak - anak dan dr anak di RASL tidak ada sehingga petugas menggarahkan ke RSUD,” katanya.

Atas kejadian tersebut, pihak RSAL meminta maaf dan siap bertanggungjawab atas meninggalnya pasien Adrian Mahuze. “Kasusnya tersebut akan menjadi dasar untuk dilanjutkan ke sidang kode etik dan pada saat persidangan kelurga korban tentunya di undang untuk menyaksikan jalannya sidang tersebut,” ungkapnya.

Untuk diketahui, video viral akun TikTok milik kaka tua itu sudah di tonton jutaan ribu orang.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved