Ditolak RSAL Merauke, Bocah 11 Tahun Asli Papua Meninggal
Minggu, 27 Februari 2022 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga dampaknya, salah satu anggota keluarga mendatangi RSAL Merauke - Papua dan meluapkan kekesalanya atas sikap masa bodoh yang ditujukan oleh petugas medis yang dinilai tidak berprikemanusian.
Kakak korban, Norbert Tebay dalam unggahannya menyebutkan, sesampainya di RSAL petugas medis enggan menerima pasien tersebut sehingga pihak keluarga melarikanya ke RSUD Merauke, Papua yang berjarak 100 meter dari RASL.
Baca juga: Geger, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Rumah Sakit di Enrekang
Namun belum sempat diperiksa petugas medis di RSUD, pasien akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIT, sehingga jenazah korban akhirnya dibawah pulang oleh pihak keluarga dirumahnya.
Norbert Tebay pengunggah di akun tik tok mendatangi RSAL Merauke-Papua meluapkan kekecewaanya di hadapan petugas kesehatan dan meminta pertanggungjawaban atas meninggalnya salah satu keluarga akibat melakukan penolakan pertama saat korban sedang emergency untuk dilakukan tindakan medis. “Kami akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala RSAL Merauke-Papua, Letkol Laut (p) dr. Nursito mengatakan, sekitar pukul 19.30 WIT, pasien atas nama Adrian Mahuze langsung dicek oleh tenaga medis di dalam kendaraan yang pakai pasien.
Kakak korban, Norbert Tebay dalam unggahannya menyebutkan, sesampainya di RSAL petugas medis enggan menerima pasien tersebut sehingga pihak keluarga melarikanya ke RSUD Merauke, Papua yang berjarak 100 meter dari RASL.
Baca juga: Geger, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Rumah Sakit di Enrekang
Namun belum sempat diperiksa petugas medis di RSUD, pasien akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIT, sehingga jenazah korban akhirnya dibawah pulang oleh pihak keluarga dirumahnya.
Norbert Tebay pengunggah di akun tik tok mendatangi RSAL Merauke-Papua meluapkan kekecewaanya di hadapan petugas kesehatan dan meminta pertanggungjawaban atas meninggalnya salah satu keluarga akibat melakukan penolakan pertama saat korban sedang emergency untuk dilakukan tindakan medis. “Kami akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala RSAL Merauke-Papua, Letkol Laut (p) dr. Nursito mengatakan, sekitar pukul 19.30 WIT, pasien atas nama Adrian Mahuze langsung dicek oleh tenaga medis di dalam kendaraan yang pakai pasien.
Lihat Juga :