Ramadhan di Palestina Terasa Sedih, Masjid Al Aqsa Ditutup
Jum'at, 24 April 2020 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
“Tak ada jamaah salat, tak ada orang dan penutupan Masjid Al Aqsa memiliki pengaruh besar pada rakyat Palestina dan warga Yerusalem khususnya,” kata Ammar Bakir, penduduk Yerusalem Timur.
Puluhan orang biasanya salat di Masjid Al Aqsa saat Ramadhan. Jumlah itu terus bertambah menjadi ratusan ribu pada hari-hari terakhir bulan suci puasa.
“Keputusan semacam itu pertama dalam 1.400 tahun, ini sulit dan ini melukai hati kami,” kata Sheikh Omar Al Kiswani, direktur Masjid Al Aqsa.
Di Gaza, dengan belum adanya kasus corona yang dikonfirmasi di luar pusat karantina, Hamas menyatakan lockdown penuh belum diperlukan.
Para pembeli masih datang ke pasar dan toko yang menjual kurma, keju, acar, kacang dan cemilan lain yang biasa dinikmati selama Ramadhan.
Puluhan orang biasanya salat di Masjid Al Aqsa saat Ramadhan. Jumlah itu terus bertambah menjadi ratusan ribu pada hari-hari terakhir bulan suci puasa.
“Keputusan semacam itu pertama dalam 1.400 tahun, ini sulit dan ini melukai hati kami,” kata Sheikh Omar Al Kiswani, direktur Masjid Al Aqsa.
Di Gaza, dengan belum adanya kasus corona yang dikonfirmasi di luar pusat karantina, Hamas menyatakan lockdown penuh belum diperlukan.
Para pembeli masih datang ke pasar dan toko yang menjual kurma, keju, acar, kacang dan cemilan lain yang biasa dinikmati selama Ramadhan.
Lihat Juga :