Buron Kasus Investasi Kripto Bodong Asal Makassar Ditangkap di Palembang

Sabtu, 26 Februari 2022 - 12:13 WIB
loading...
Buron Kasus Investasi...
Polda Sulsel menangkap SF, buron kasus investasi kripto bodong asal Makassar di Palembang. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Tim Resmob Polda Sulsel akhirnya menangkap seorang pemuda berinisal SF (30) atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi mata uang digital alias kripto bodong. Warga asal Sudiang, Kota Makassar, Provinsi Sulsel itu ditangkap setelah sempat buron.

Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara, menyampaikan SF dicokok di salah satu perumahan di Kota Palembang, Provinsi Sumsel, belum lama ini. Penangkapan SF merujuk laporan polisi dengan nomor LP/B/121/IV/2021/SPKT, per tanggal 20 April 2021.

Baca Juga: Satu Peleton Brimob Polda Sulsel Kembali ke Bone Usai Bertugas di Papua

“Terduga pelaku diamankan Rabu lalu di Perumahan Opi Regency 2 Cluster Topaz 1 Blok H Nomor Kota Palembang, Sumatera Selatan,'' ucap Kompol Dharma Negara saat dikonfirmasi, Sabtu (26/2/2022).

Berkedok investasi kripto , terduga pelaku menerima uang dari para korbannya. Sejauh ini, SF disinyalir mengantongi Rp3 miliar untuk pembelian mata uang digital tersebut.

''Pelaku mengakui terima uang dari korban sebanyak Rp3 miliar. Ia mengakui bahwa mengenal korban dari Hamsul," katanya.

Belakangan, setelah para korbannya sadar, mereka lantas mengadukan penipuan berkedok investasi kripto bodong ke kepolisian . Mereka mengklaim mengalami kerugian mencapai Rp5,9 miliar. Dalam penangkapan SF, polisi mengamankan tiga unit perangkat elektronik.

Baca Juga: Kapolda Sulsel Puji Capaian Vaksinasi Covid-19 di Pangkep

''Dari penangkapan tersebut, anggota mengamankan 1 unit HP Samsung Fold, 1 Unit HP Samsung S10, dan 1 Unit Laptop Gaming Asus," kata dia.

Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sulsel untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Rekomendasi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Berita Terkini
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved