Tingkatkan Kinerja LRT Sumsel, Kemenhub Sosialisasikan Gerakan Nasional kembali ke Angkutan Umum
Jum'at, 25 Februari 2022 - 16:41 WIB
loading...
Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja transportasi massal di Indonesia. Salah satunya yaitu moda transportasi Light Rail Transit (LRT) di Kota Palembang. (Ist)
A
A
A
PALEMBANG - Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja transportasi massal di Indonesia. Salah satunya yaitu moda transportasi Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja transportasi massal yaitu melalui Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum, yang merupakan salah satu program Kemenhub dalam rangka pengembangan angkutan umum berbasis jalan dan rel di kawasan perkotaan. Melalui program ini, Kemenhub mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum seperti: bus dan kereta api.
“Kenapa kita lakukan di Palembang? Karena Palembang termasuk salah satu kota yang memiliki angkutan massal yang lengkap, khususnya untuk angkutan jalan dan kereta api,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Webinar Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum, yang diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub di Palembang, Sumatera Selatan secara daring maupun luring, di Palembang, Sumsel.
Menhub mengungkapkan, beberapa manfaat jika menggunakan angkutan massal antara lain yaitu: mengurangi tingkat kemacetan, mengurangi polusi udara (ramah lingkungan), dan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan yang sering dialami oleh pengguna kendaraan pribadi.
Keberadaan LRT Sumsel di Palembang ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama angkutan massal bagi masyarakat di Palembang dan sekitarnya. “Upaya kreatif dan inovatif terus kami lakukan bersama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan unsur terkait lainnya, dalam rangka bersama-sama mengoptimalkan pengoperasian kereta LRT ini,” ujarnya.
Beberapa program yang telah dijalankan diantaranya yaitu: program kartu berlangganan untuk pelajar dan mahasiswa bekerjasama dengan Bank Sumsel dengan menyiapkan sebanyak 5000 kartu secara bertahap, tiket berlangganan untuk ASN Pemda Kota Palembang melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Selatan.
Kemudian, Program “Edukasi Naik LRT” ke sekolah bagi pelajar maupun masyarakat umum; Perbaikan fasilitas Ramp untuk pejalan kaki di stasiun-stasiun LRT; Penyediaan fasilitas tas belanja untuk Ibu-Ibu pengguna LRT; dan menerbitkan aturan memperbolehkan penumpang LRT membawa sepeda lipat maupun non lipat.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja transportasi massal yaitu melalui Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum, yang merupakan salah satu program Kemenhub dalam rangka pengembangan angkutan umum berbasis jalan dan rel di kawasan perkotaan. Melalui program ini, Kemenhub mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan umum seperti: bus dan kereta api.
“Kenapa kita lakukan di Palembang? Karena Palembang termasuk salah satu kota yang memiliki angkutan massal yang lengkap, khususnya untuk angkutan jalan dan kereta api,” demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Webinar Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum, yang diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub di Palembang, Sumatera Selatan secara daring maupun luring, di Palembang, Sumsel.
Menhub mengungkapkan, beberapa manfaat jika menggunakan angkutan massal antara lain yaitu: mengurangi tingkat kemacetan, mengurangi polusi udara (ramah lingkungan), dan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan yang sering dialami oleh pengguna kendaraan pribadi.
Keberadaan LRT Sumsel di Palembang ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama angkutan massal bagi masyarakat di Palembang dan sekitarnya. “Upaya kreatif dan inovatif terus kami lakukan bersama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan unsur terkait lainnya, dalam rangka bersama-sama mengoptimalkan pengoperasian kereta LRT ini,” ujarnya.
Beberapa program yang telah dijalankan diantaranya yaitu: program kartu berlangganan untuk pelajar dan mahasiswa bekerjasama dengan Bank Sumsel dengan menyiapkan sebanyak 5000 kartu secara bertahap, tiket berlangganan untuk ASN Pemda Kota Palembang melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Selatan.
Kemudian, Program “Edukasi Naik LRT” ke sekolah bagi pelajar maupun masyarakat umum; Perbaikan fasilitas Ramp untuk pejalan kaki di stasiun-stasiun LRT; Penyediaan fasilitas tas belanja untuk Ibu-Ibu pengguna LRT; dan menerbitkan aturan memperbolehkan penumpang LRT membawa sepeda lipat maupun non lipat.
Lihat Juga :