Harga Meroket, Pedagang Daging Sapi di Pasar Kramat Jati Mogok Jualan
Kamis, 24 Februari 2022 - 15:48 WIB
loading...
Pedagang sapi di Pasar Induk Kramat Jati akan menggelar mogok jualan. Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Pedagang daging sapi di Pasar Induk Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur bakal melakukan aksi mogok jualan, Senin (28/2/2022) hingga Jumat (4/3/2022) mendatang.
Randri (41) salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati mengatakan, aksi mogok jualan dilakukan sebagai bentuk protes atas mahalnya harga daging sapi yang saat ini mencapai Rp130 ribu dan diprediksi terus merangkak naik.
”Kalau kita pasrah begini terus ya ekonomi enggak jalan. Dengan adanya mogok ini siapa tahu pemerintah merespons,” katanya, Kamis (24/2/2022). Baca juga: Ibu-ibu, Tahu Tempe Nongol Lagi di Pasar Mulai Besok Tapi Harganya Naik Rp1.000
Aksi mogok jualan pedagang daging sapi rencananya tak hanya diikuti pedagang di wilah DKI Jakarta saja, melainkan wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Banten. Dalam aksi mogok tersebut pedagang meminta pemerintah supaya menurunkan harga daging sapi secepatnya.
”Karena sampai sekarang kita enggak tahu alasan kenapa harga daging tinggi. Kata pemerintah karena Covid-19, jadi distribusi terkendala segala macam. Ini naik sudah parah banget, hitungan hari,” ungkapnya. Baca juga: Demi Warteg dan Tukang Bakso, Ikappi Minta Jangan Semua Pedagang Daging Mogok Jualan
Randri (41) salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati mengatakan, aksi mogok jualan dilakukan sebagai bentuk protes atas mahalnya harga daging sapi yang saat ini mencapai Rp130 ribu dan diprediksi terus merangkak naik.
”Kalau kita pasrah begini terus ya ekonomi enggak jalan. Dengan adanya mogok ini siapa tahu pemerintah merespons,” katanya, Kamis (24/2/2022). Baca juga: Ibu-ibu, Tahu Tempe Nongol Lagi di Pasar Mulai Besok Tapi Harganya Naik Rp1.000
Aksi mogok jualan pedagang daging sapi rencananya tak hanya diikuti pedagang di wilah DKI Jakarta saja, melainkan wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Banten. Dalam aksi mogok tersebut pedagang meminta pemerintah supaya menurunkan harga daging sapi secepatnya.
”Karena sampai sekarang kita enggak tahu alasan kenapa harga daging tinggi. Kata pemerintah karena Covid-19, jadi distribusi terkendala segala macam. Ini naik sudah parah banget, hitungan hari,” ungkapnya. Baca juga: Demi Warteg dan Tukang Bakso, Ikappi Minta Jangan Semua Pedagang Daging Mogok Jualan
Lihat Juga :