Rasisme Terhadap Pemain Bola Asli Papua, Persikota Tangerang Terancam Sanksi PSSI
Kamis, 24 Februari 2022 - 01:18 WIB
loading...
Pemain dan pelatih sepakbola asal Papua mendapat perlakuan rasis saat berlaga di Tangerang. Foto: Chanry/SINDOnews
A
A
A
JAYAPURA - Kasus hinaan rasis kembali terjadi dalam kancah persepakbolaan Indonesia. Hinaan rasis kali ini dialami pemain dan pelatih asal Papua Rivaldo Wally dan Ardiles Rumbiak, pada babak 32 besar liga 3 antara Belitong FC versus Persikota Tangerang, di Stadion Benteng, Tangerang.
Rivaldo Wally dan Ardiles Rumbiak mendapat hinaan rasis dengan kata-kata monyet dari pemain cadangan dan suporter Persikota Tangerang.
"Kami manusia bukan monyet, kami orang Indonesia. Stop rasis kepada kami orang Papua," tegas Ardiles Rumbiak pelatih Belitong FC, dalam keterangan persnya usai pertandingan, Rabu (23/2/2022).
Baca juga: Mahasiswa Asli Papua Didorong Maksimalkan Otonomi Khusus
Ardiles menyatakan, sangat kecewa masih ada rasisme kepada orang Papua di sepak bola Indonesia.
"Tentu saya menyesalkan tindakan suporter Persikota yang mengatakan, rasisme kepada saya dan Rivaldo. Saya minta PSSI harus tegas dalam memberantas rasisme, karena rasisme masih terus terjadi kepada kami orang Papua," ujar mantan pemain Persipura Jayapura itu.
Ardiles berharap, pemain dan supporter klub milik artis Prilly Latuconsina itu harus mendapat sanksi dari PSSI.
Rivaldo Wally dan Ardiles Rumbiak mendapat hinaan rasis dengan kata-kata monyet dari pemain cadangan dan suporter Persikota Tangerang.
"Kami manusia bukan monyet, kami orang Indonesia. Stop rasis kepada kami orang Papua," tegas Ardiles Rumbiak pelatih Belitong FC, dalam keterangan persnya usai pertandingan, Rabu (23/2/2022).
Baca juga: Mahasiswa Asli Papua Didorong Maksimalkan Otonomi Khusus
Ardiles menyatakan, sangat kecewa masih ada rasisme kepada orang Papua di sepak bola Indonesia.
"Tentu saya menyesalkan tindakan suporter Persikota yang mengatakan, rasisme kepada saya dan Rivaldo. Saya minta PSSI harus tegas dalam memberantas rasisme, karena rasisme masih terus terjadi kepada kami orang Papua," ujar mantan pemain Persipura Jayapura itu.
Ardiles berharap, pemain dan supporter klub milik artis Prilly Latuconsina itu harus mendapat sanksi dari PSSI.
Lihat Juga :