Puskopti Curhat Soal Tahu Tempe ke PDIP DKI

Rabu, 23 Februari 2022 - 17:28 WIB
loading...
Puskopti Curhat Soal...
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menerima pengurus Pusat Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) DKI di Gedung DPRD DKI, Rabu (23/2/2022). Foto: MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Besok, harga tempe di pasaran naik Rp1.000. Kenaikan ini disampaikan Pusat Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta usai mendatangi Fraksi PDIP di Gedung DPRD DKI Jakarta , Rabu (23/2/2022).

Sekjen Puskopti DKI Jakarta Edi Kuswanto mengatakan, aksi mogok produksi berakhir hari ini. Namun, dia tak menampik akan ada kenaikan harga tempe mulai besok sebesar Rp1.000.
Baca juga: Imbas Mogok Produksi Selama 3 Hari, Lapak Pedagang Tahu Tempe Sepi

"Ada kenaikan sedikit. Yang biasa sepotong tempe Rp5.000 jadi Rp6.000, yang biasa Rp7.000 jadi Rp8.000," ujar Edi, Rabu (23/2/2022).

Kenaikan ini imbas harga kedelai yang terus meroket. Pihaknya mengaku bingung dengan harga kedelai yang makin hari semakin mahal.

Berdasarkan data Puskopti, harga kedelai sekarang ini menyentuh Rp11.300 per kilogram. "Bahan baku kedelai ini sudah lama naik terus dari sebelum Oktober 2021. Hingga kini tembus harga Rp11.300 per kilogram. Sebelumnya, harganya di bawah Rp10.000, Rp8.500, Rp9.000. Ini terus meroket," katanya.

Imbas dari meroketnya harga kedelai, perajin tahu-tempe di wilayah Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, dan Bekasi menggelar mogok produksi yang berlangsung sejak Senin (21/2) hingga Rabu (23/2/2022). Adapun tujuan mogok produksi guna memberi informasi kepada masyarakat bahwa bahan baku tahu-tempe naik signifikan.
Baca juga: Stop Mogok Produksi, Perajin Tahu Tempe di Depok Naikkan Harga Jual

Menanggapi itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan keluh kesah Puskopti terhadap harga kedelai yang meroket akan ditampung fraksi yang nantinya diteruskan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau saya dipanggil Presiden saya akan ngomong, tapi seluruh daerah kena nih. Seluruh daerah kena masalah tempe apalagi makanan dasar sekali. Tempe digoreng kering dikasih sambel dikasih nasi putih enak. Mudah-mudahan keluh kesah bapak sekalian kita tampung di fraksi nanti kalau saya ada kesempatan bertamu atau saya meminta waktu kepada Presiden, gimana menterinya? Jangan menteri yang ngeliat ke atas terus tanpa melihat ke bawah," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Sumber Protein Terbaik...
5 Sumber Protein Terbaik untuk Anak agar Tumbuh Sehat dan Tidak Mudah Sakit
5 Makanan Ini Lebih...
5 Makanan Ini Lebih Tinggi Protein Dibanding Telur, Nomor 2 Banyak di Pasar
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Gelar Festival Budaya Tempe Goes to UNESCO
Rekomendasi
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved