Sempat Bebas Usai Ibunya Cabut Laporan, Anak Durharka di Jogjakarta Kembali Ditangkap karena Jual Perabotan

Jum'at, 18 Februari 2022 - 15:45 WIB
loading...
Sempat Bebas Usai Ibunya...
Sempat dibebaskan, anak durhaka penjual perabot rumah ibunya, kembali ditangkap polisi. Foto/iNews TV/Trisna Purwoko
A A A
BANTUL - Sepertinya tak mengenal kata tobat dan menyesal. Dwi Rahayu Saputro (24) kembali harus berurusan dengan polisi, karena kembali menjual perabot rumah tangga tanpa izin, dan sering melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya.

Baca juga: Anak Durhaka Penganiaya Ibu Kandung di Medan Akhirnya Ditangkap

Pemuda asal Padukuhan Paten, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Jogjakarta ini, sempat dilaporkan ke polisi oleh ibunya sendiri karena menjual seluruh perabot rumah tanpa seizin ibunya.



Laporan polisi itu akhirnya dicabut oleh ibunya, sehingga Dwi Rahayu Saputro dapat menghirup udara bebas. Sayangnya, maaf dan ampunan ibunya tersebut, tidak membuat kelakuan pemuda ini berubah menjadi lebih baik.

Baca juga: Kisruh Istilah Malang Halal City, Ini Tanggapan DPP Partai Perindo

Dwi Rahayau Saputro kembali melakukan perbuatannya menjuali perabotan rumah milik ibunya. Bahkan, berulangkali dia dengan tega menganiaya ibunya. Akibat ulahnya itu, ibunya kembali melaporkan Dwi Rahayu Saputro ke polisi.

Anggota Satreskrim Polres Bantul, dengan sigap menangkap Dwi Rahayu Saputro, usai menerima laporan dari ibu kandung pelaku. Dwi Rahayu Saputro kerap melakukan penganiayaan pada ibunya, jika permintaan uang tidak dituruti oleh ibunya.

Anak semata wayang dari janda bernama Paliyem (53) ini, pernah menjual seluruh perabot rumah tangga mulai dari meja kursi, almari, daun pintu, bahkan genting yang terpasang di atap rumah. Akibat ulahnya itu, Dwi Rahayu Saputro sempat beberapa hari mendekam di tahanan.

Sempat Bebas Usai Ibunya Cabut Laporan, Anak Durharka di Jogjakarta Kembali Ditangkap karena Jual Perabotan


Pengalaman buruk berada di tahanan tersebut, tak membuat jera pemuda yang sedang jatuh cinta pada seorang gadis ini. Dia kembali berulah dengan menjual perabot rumah berupa meja kursi tamu, dan kompor gas bantuan dari Bupati Bantul.

Ulah bejat Dwi Rahayu Saputro, tidak sebatas menjual perabot saja. Dia ternyata juga menjual bantuan beras dari pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul. Dari pengakuannya diketahui, uang itu digunakannya untuk biaya menemui gadis pujaannya yang tinggal di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Baca juga: Suaminya Tewas di Tahanan Polsek Lubuklinggau Utara, Iin Minta Bantuan Presiden Jokowi

Paliyem yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini, akhirnya kembali melaporkan anaknya ke polisi. Dia merasa tidak tahan lagi dengan kelakuan anak semata wayangnya itu. "Sejak kenal gadis di Ngawi itu, anak saya jadi pintar berbohong dan mencari alasan saat meminta uang," ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Archye Nevadha menyebutkan, atas laporan dari ibu kandungnya, akhirnya tersangka berhasil ditangkap di rumahnya sepulangnya dari menemui gadis pujaannya di Ngawi. "Pengakuan tersangka, uangnya untuk perjalanan ke Ngawi, dan kebutuhan berdua," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Gelar Munas ke 2, Amikraf...
Gelar Munas ke 2, Amikraf Komitmen Jadi Jembatan Praktisi dan Akademisi
Kolaborasi XM dan Hoshizora...
Kolaborasi XM dan Hoshizora Foundation Bangun Fasilitas Olahraga di Bantul
PAPLI Gandeng Mahasiswa,...
PAPLI Gandeng Mahasiswa, Pegiat Lingkungan hingga Masyarakat Tanam Pohon Buah di Bantul
SIG Pasok 10.000 Ton...
SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Penghubung Bantul dan Kulon Progo
Lautan Manusia Hadiri...
Lautan Manusia Hadiri Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah
Resmikan Jembatan Kabanaran...
Resmikan Jembatan Kabanaran Bantul, Prabowo Cerita Tempat Perjuangan Pangeran Mangkubumi
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved