Omicron Mengganas, Tenaga Kesehatan Berisiko Tinggi Tertular
Jum'at, 18 Februari 2022 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Selain tes PCR, ada juga jenis tes lain yaitu tes serologi rapid test yang lebih menunjukkan pada level ketahanan tubuh saat virus masuk dalam tubuh. Namun, pembentukan antibodi IgM dan IgG membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa hingga 2–4 minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh.
Oleh sebab itu, hasil negatif pada rapid test tidak bisa dijadikan penentu seseorang tidak terinfeksi virus. Sampai saat ini, tes PCR merupakan pemeriksaan diagnostik yang dianggap paling akurat untuk memastikan apakah seseorang menderita Covid-19 atau tidak.
Tidak dapat dipungkiri, beberapa waktu lalu ditemukan beberapa kasus nakes melakukan kesalahan dalam melakukan PCR. Hal ini mayoritas terjadi karena faktor kelelahan dan jumlah pasien yang membludak membuat antrean yang cukup panjang.
Namun, nakes sebagai garda terdepan dalam posisi yang sangat menentukan di sektor hilir penanganan pandemi Covid-19 tetap profesional dan berdedikasi walau nyawa menjadi taruhan. Walau terkadang hasil laboratorium PCR yang ditunggu pasien cukup lama, Smartcolab selalu mengutamakan keaukuratan hasil test.
Upaya nakes yang telah bekerja keras dan memberikan hasil yang akurat tentunya harus kita hargai dengan bersabar menunggu hasil dan tetap menjaga protokol kesehatan di manapun kita berada untuk mengurangi kemungkinan terjangkit atau menjangkiti virus Covid-19 pada orang lain.
Smartcolab terus berusaha memberikan pelayanan testing, tracing, dan treatment (3T) Covid-19 yang mudah dan nyaman bagi masyarakat. Smartcolab memiliki jenis-jenis pelayanan swab tes yang memudahkan pelanggan, seperti Drive Thru, Home Service, dan Walk In Swab Test.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan 3T Covid-19, kini Smartcolab sudah membuka pelayanan di 20 titik lokasi terdekat, seperti di Tebet Barat, Lebak Bulus, Hang Jebat,Bali, dan beberapa lokasi lainnya.
Oleh sebab itu, hasil negatif pada rapid test tidak bisa dijadikan penentu seseorang tidak terinfeksi virus. Sampai saat ini, tes PCR merupakan pemeriksaan diagnostik yang dianggap paling akurat untuk memastikan apakah seseorang menderita Covid-19 atau tidak.
Tidak dapat dipungkiri, beberapa waktu lalu ditemukan beberapa kasus nakes melakukan kesalahan dalam melakukan PCR. Hal ini mayoritas terjadi karena faktor kelelahan dan jumlah pasien yang membludak membuat antrean yang cukup panjang.
Namun, nakes sebagai garda terdepan dalam posisi yang sangat menentukan di sektor hilir penanganan pandemi Covid-19 tetap profesional dan berdedikasi walau nyawa menjadi taruhan. Walau terkadang hasil laboratorium PCR yang ditunggu pasien cukup lama, Smartcolab selalu mengutamakan keaukuratan hasil test.
Upaya nakes yang telah bekerja keras dan memberikan hasil yang akurat tentunya harus kita hargai dengan bersabar menunggu hasil dan tetap menjaga protokol kesehatan di manapun kita berada untuk mengurangi kemungkinan terjangkit atau menjangkiti virus Covid-19 pada orang lain.
Smartcolab terus berusaha memberikan pelayanan testing, tracing, dan treatment (3T) Covid-19 yang mudah dan nyaman bagi masyarakat. Smartcolab memiliki jenis-jenis pelayanan swab tes yang memudahkan pelanggan, seperti Drive Thru, Home Service, dan Walk In Swab Test.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan 3T Covid-19, kini Smartcolab sudah membuka pelayanan di 20 titik lokasi terdekat, seperti di Tebet Barat, Lebak Bulus, Hang Jebat,Bali, dan beberapa lokasi lainnya.
(thm)
Lihat Juga :