763 Nakes di Kabupaten Bogor Terkonfirmasi Positif Covid-19
Kamis, 17 Februari 2022 - 18:43 WIB
loading...
Bupati Bogor Ade yasin. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat ada 763 tenaga kesehatan tekonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa pekan lalu.
”Ditambah minggu-minggu ini karena angkanya juga cukup tinggi. Jadi sekitar 763 tenaga kesehatan terpapar dari 2.800-an,”kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, Kamis (17/2/2022).
Ade Yasin menambahkan, rata-rata para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu tanpa gejala. Mereka hanya butuh istirahat dan isolasi mandiri. Baca juga: Satgas Covid-19 Optimistis Indonesia Segera Lewati Gelombang Ketiga, Ini Kuncinya
"Rata-rata tak bergejala, tapi mereka harus isolasi. Jadi isoman butuh waktu kira-kira seminggu atau sepuluh hari. (Sudah sembuh) sekitar 150 orang. Karena pertambahan ini cukup besar karena hasil tes dan semua di tracing,” ungkapnya. Baca juga: Satgas Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai Hampir 200 Kali Lipat
Meski menjadi berkurang, tambah Ade Yasin, pihaknya tetap memaksimalkan tenaga kesehatan yang ada. Temasuk bantuan dari instansi lainnya seperti TNI-Polri, perusahaan dan rumah sakit.
”Kita dibantu oleh TNI-Polri ada tenaga kesehatannya dan organisasi profesi seperti ini perusahaan-perusahaan yang punya tenaga kesehatan dan lain-lain kita maksimalkan aja nakes yang ada termasuk klinik dan rumah sakit,” pungkasnya.
”Ditambah minggu-minggu ini karena angkanya juga cukup tinggi. Jadi sekitar 763 tenaga kesehatan terpapar dari 2.800-an,”kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, Kamis (17/2/2022).
Ade Yasin menambahkan, rata-rata para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu tanpa gejala. Mereka hanya butuh istirahat dan isolasi mandiri. Baca juga: Satgas Covid-19 Optimistis Indonesia Segera Lewati Gelombang Ketiga, Ini Kuncinya
"Rata-rata tak bergejala, tapi mereka harus isolasi. Jadi isoman butuh waktu kira-kira seminggu atau sepuluh hari. (Sudah sembuh) sekitar 150 orang. Karena pertambahan ini cukup besar karena hasil tes dan semua di tracing,” ungkapnya. Baca juga: Satgas Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai Hampir 200 Kali Lipat
Meski menjadi berkurang, tambah Ade Yasin, pihaknya tetap memaksimalkan tenaga kesehatan yang ada. Temasuk bantuan dari instansi lainnya seperti TNI-Polri, perusahaan dan rumah sakit.
”Kita dibantu oleh TNI-Polri ada tenaga kesehatannya dan organisasi profesi seperti ini perusahaan-perusahaan yang punya tenaga kesehatan dan lain-lain kita maksimalkan aja nakes yang ada termasuk klinik dan rumah sakit,” pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :