Alumni Akpol 95 Ringankan Beban Nelayan Terdampak Covid-19 di Pulau Harapan
Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
Penyaluran bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia mencakup Polda Metro Jaya 7.000 paket, Polda Jawa Tengah 4.000 paket, Polda Jawa Timur 5.000 paket, Polda Banten 2.000 paket, Polda Lampung 2.000 paket, Polda Jambi 1.000 paket, Polda Maluku 1.000 paket, Polda Sultra 1.000 paket, Polda DIY 1.000 paket, dan Polda Sulsel 1.000 paket.
"Untuk pembagian sembako di wilayah Jakarta dilaksanakan di seluruh wilayah Ibu Kota, diantaranya dibagikan secara langsung oleh perwakilan angkatan 95 di Pulau Harapan sebayak 1.000 paket," kata Kombes Wahyu.
Hadirnya alumni Akpol 95 membawa bantuan pangan di tengah kesulitan ekonomi ini tentunya disambut gembira oleh warga Pulau Harapan. "Kami terharu dan sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak polisi alumni Akpol 95. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat dan meringankan beban kami sebagai warga nelayan," kata Arsina, warga Pulau Harapan, yang mendapat bantuan sembako.
Hingga saat ini, menurut Ardina, Pulau Harapan masih berstatus zona hijau atau zona aman dari Covid-19. Warga masih leluasa beraktivitas seperti biasa. "Tapi, jumlah pembeli ikan hasil tangkapan kami sangat berkurang akibat virus Corona. Dampaknya, penghasilan kami juga sangat berkurang," pungkasnya.
"Untuk pembagian sembako di wilayah Jakarta dilaksanakan di seluruh wilayah Ibu Kota, diantaranya dibagikan secara langsung oleh perwakilan angkatan 95 di Pulau Harapan sebayak 1.000 paket," kata Kombes Wahyu.
Hadirnya alumni Akpol 95 membawa bantuan pangan di tengah kesulitan ekonomi ini tentunya disambut gembira oleh warga Pulau Harapan. "Kami terharu dan sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak-bapak polisi alumni Akpol 95. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat dan meringankan beban kami sebagai warga nelayan," kata Arsina, warga Pulau Harapan, yang mendapat bantuan sembako.
Hingga saat ini, menurut Ardina, Pulau Harapan masih berstatus zona hijau atau zona aman dari Covid-19. Warga masih leluasa beraktivitas seperti biasa. "Tapi, jumlah pembeli ikan hasil tangkapan kami sangat berkurang akibat virus Corona. Dampaknya, penghasilan kami juga sangat berkurang," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :