Jual Mobil untuk Ganti Rugi Nasabah, Komisaris Malah Dilaporkan Gelapkan Uang Perusahaan
Rabu, 16 Februari 2022 - 20:47 WIB
loading...
Komisaris perusahaan yang bergerak di bisnis e-commerce berinisial TWS (34) dilaporkan oleh pihak perusahaan dengan tuduhan menggelapkan uang. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Komisaris perusahaan yang bergerak di bisnis e-commerce berinisial TWS (34) dilaporkan oleh pihak perusahaan dengan tuduhan menggelapkan uang. Warga Desa Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor itu terpaksa berurusan dengan pihak berwajib lalu mendekam di penjara.
Awalnya, TWS yang kurang paham bisnis e-commerce diajak bergabung dan didaulat menjadi komisaris. Pemuda lulusan SMP ini tidak diberikan pemahaman mengenai sudah terdaftar atau belum investasi tersebut di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kominfo.
Baca juga: Vicky Prasetyo Kembali Dipolisikan Mantan Istri, Diduga Lakukan Penggelapan dan Penipuan
Penasihat Hukum TWS, David Surya dari LBH JMM mengatakan, kliennya hanya orang yang tak berpendidikan tinggi dan diperdaya memuluskan kegiatan bisnis e-commerce berkedok investasi bodong yang dijalankan PT SSI. Ketika menjabat sebagai komisaris TWS dituding menggelapkan uang perusahaan.
"Komisaris ini pendidikannya hanya berbekal lulusan SMP. Lalu tiba-tiba disuruh jadi komisaris. Jadi hanya sebagai komisaris boneka," ujar David, Rabu (16/2/2022).
TWS menerima banyak aduan terkait dugaan investasi bodong dari para investor yang sudah menggelontorkan uang untuk mendapatkan keuntungan yang dijanjikan PT SSI. Karena merasa janggal dengan investasi tersebut, TWS mengambil inisiatif membayarkan kerugian investor.
Awalnya, TWS yang kurang paham bisnis e-commerce diajak bergabung dan didaulat menjadi komisaris. Pemuda lulusan SMP ini tidak diberikan pemahaman mengenai sudah terdaftar atau belum investasi tersebut di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kominfo.
Baca juga: Vicky Prasetyo Kembali Dipolisikan Mantan Istri, Diduga Lakukan Penggelapan dan Penipuan
Penasihat Hukum TWS, David Surya dari LBH JMM mengatakan, kliennya hanya orang yang tak berpendidikan tinggi dan diperdaya memuluskan kegiatan bisnis e-commerce berkedok investasi bodong yang dijalankan PT SSI. Ketika menjabat sebagai komisaris TWS dituding menggelapkan uang perusahaan.
"Komisaris ini pendidikannya hanya berbekal lulusan SMP. Lalu tiba-tiba disuruh jadi komisaris. Jadi hanya sebagai komisaris boneka," ujar David, Rabu (16/2/2022).
TWS menerima banyak aduan terkait dugaan investasi bodong dari para investor yang sudah menggelontorkan uang untuk mendapatkan keuntungan yang dijanjikan PT SSI. Karena merasa janggal dengan investasi tersebut, TWS mengambil inisiatif membayarkan kerugian investor.
Lihat Juga :