Pemilik Lahan Sepakat Buka Akses Jalan Tiga Keluarga di Borong
Selasa, 15 Februari 2022 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
"Kami harap mudah-mudahan tiga keluarga ini bisa beraktivitas kembali dengan baik. Jadi sebenarnya ini persoalan hanya komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Sehingga kami memohon kepada pemilik lahan untuk membuka akses. Dan insyaallah beliau bersedia," ujar Yahya.
Baca juga:Akses Jalan Ditutup Paksa Perusahaan Sawit, Warga Pangkut Geruduk Kantor Bupati
Meski begitu, Yahya masih bakal berembuk untuk penentuan waktu pembukaan. Dia mengaku masih terus berkomunikasi agar kesepakatan tidak merugikan masing-masing pihak. "Sehingga tidak ada lagi konflik internal. Semoga pelaksanaan pembukaan akses jalan bisa berjalan lancar," tuturnya.
Lebih jauh Yahya, menerangkan akan menjadikan lokasi tersebut sebagai lorong percontohan yang dinamai "Lorong Pa Sipakabaji". Nama itu merujuk dari filosofi Bugis-Makassar yakni Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi. "Sesuai dengan arahan pimpinan seperti itu," jelasnya.
Dia berjanji akan memperbaiki sejumlah fasilitas ketika program ini terealisasi, di antaranya memasang paving blok dan menambah penerangan. "Semoga ini jadi lorong monumental atas warga yang terisolir, sehingga ke depannya tidak ada lagi warga terisolir di Makassar," tukasnya.
Baca juga:Akses Jalan Ditutup Paksa Perusahaan Sawit, Warga Pangkut Geruduk Kantor Bupati
Meski begitu, Yahya masih bakal berembuk untuk penentuan waktu pembukaan. Dia mengaku masih terus berkomunikasi agar kesepakatan tidak merugikan masing-masing pihak. "Sehingga tidak ada lagi konflik internal. Semoga pelaksanaan pembukaan akses jalan bisa berjalan lancar," tuturnya.
Lebih jauh Yahya, menerangkan akan menjadikan lokasi tersebut sebagai lorong percontohan yang dinamai "Lorong Pa Sipakabaji". Nama itu merujuk dari filosofi Bugis-Makassar yakni Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi. "Sesuai dengan arahan pimpinan seperti itu," jelasnya.
Dia berjanji akan memperbaiki sejumlah fasilitas ketika program ini terealisasi, di antaranya memasang paving blok dan menambah penerangan. "Semoga ini jadi lorong monumental atas warga yang terisolir, sehingga ke depannya tidak ada lagi warga terisolir di Makassar," tukasnya.
Lihat Juga :