Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim Dinilai Untungkan Sulsel
Selasa, 15 Februari 2022 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
"Beberapa teman saya begitu mengetahui IKN, mereka langsung membuat perusahaan untuk mencari pekerjaan di sana. Khsusunya bidang kontruksi dan perdagangan. Apalagi Kaltim ini sangat dekat dengan pelabuhan Parepare," bebernya.
"Makanya harus dipersiapkan semuanya. Karena IKN ini membuka peluang besar untuk kita di Sulsel membangkitkan ekonomi. Saya setuju juga bahwa dari segi sejarah antara Kalimatnan dan Sulsel itu sangat dekat. Ini yang harus dimanfaatkan," sambungnya.
Perwakilan KNPI Sulsel , Muhammad Iswal mengatakan sebagai pemuda tentu harus optimis dengan pindahnya ibu kota negara ke Kalimantan. "Pemindahan ibu kota ke kawasan Timur tentu akan berimbas ke Sulsel. Sadar atau tidak, akan berpengaruh pada peningkatan indeks pemuda dan juga terhadap pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Dia menjelaskan sesuai data statistik 2021 jumah pemuda 64.92 juta. "Dengan adanya rencana pemindahan ibu kota negara, semoga ini menjadi angin segar untuk menangkap peluang bagi pemuda kreatif. Titik cerahnya juga ada di sektor pendidikan. Dalam hal ini pemerintah pusat pasti bisa lebih dekat dengan kita yang dekat dengan IKN," tutupnya.
"Makanya harus dipersiapkan semuanya. Karena IKN ini membuka peluang besar untuk kita di Sulsel membangkitkan ekonomi. Saya setuju juga bahwa dari segi sejarah antara Kalimatnan dan Sulsel itu sangat dekat. Ini yang harus dimanfaatkan," sambungnya.
Perwakilan KNPI Sulsel , Muhammad Iswal mengatakan sebagai pemuda tentu harus optimis dengan pindahnya ibu kota negara ke Kalimantan. "Pemindahan ibu kota ke kawasan Timur tentu akan berimbas ke Sulsel. Sadar atau tidak, akan berpengaruh pada peningkatan indeks pemuda dan juga terhadap pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Dia menjelaskan sesuai data statistik 2021 jumah pemuda 64.92 juta. "Dengan adanya rencana pemindahan ibu kota negara, semoga ini menjadi angin segar untuk menangkap peluang bagi pemuda kreatif. Titik cerahnya juga ada di sektor pendidikan. Dalam hal ini pemerintah pusat pasti bisa lebih dekat dengan kita yang dekat dengan IKN," tutupnya.
(tri)
Lihat Juga :