Tuntut Pembayaran Ganti Rugi, Warga Blokade Jalan ke Lokasi Proyek Bendungan Manikin Kupang
Senin, 14 Februari 2022 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini terpaksa dilakukan warga di 8 desa yang terkena dampak pembangunan bendungan, karena sejak 3 tahun lalu telah disepatiki ganti rugi lahan, namun hingga saat ini belum juga terealisasikan atau belum terbayarkan bahkan warga merasa mereka ditipu dan dipermainkan pihak BWS NT II.
Salah seorang perwakilan warga, Kornelius Takain mengatakan, sejak awal pembangunan bendungan telah disepakati pergantian lahan milik warga yang terkena dampak pembangunan Bendungan Tefmo Manikin.
Baca juga: 1 Warga Tewas Tertembak, Propam Polda Sulteng Periksa Semua Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong
“Namun hingga memasuki tahun keempat janji ganti rugi lahan dan aset warga yang ada diatas lahan tersebut, seperti lahan perkebunan serta lahan tanaman pakan ternak belum juga teralisasi,” tegasnya.
Warga menuntut agar segera direalisasi ganti rugi lahan untuk pembangunan Bendungan Tefmo Manikin. “Kami minta pihak BWS NT II jangan mempermainkan warga dengan janji-janji saja,” katanya.
Sementara itu, In'am kontraktor pelaksana mengatakan, pemblokiran lahan ini sudah berlangsung sejak sepekan silam dan warga tidak mengijinkan truk-truk mengangkut material untuk pembangunan Bendungan Tefmo Manikin untuk memasuki lokasi proyek.
Salah seorang perwakilan warga, Kornelius Takain mengatakan, sejak awal pembangunan bendungan telah disepakati pergantian lahan milik warga yang terkena dampak pembangunan Bendungan Tefmo Manikin.
Baca juga: 1 Warga Tewas Tertembak, Propam Polda Sulteng Periksa Semua Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong
“Namun hingga memasuki tahun keempat janji ganti rugi lahan dan aset warga yang ada diatas lahan tersebut, seperti lahan perkebunan serta lahan tanaman pakan ternak belum juga teralisasi,” tegasnya.
Warga menuntut agar segera direalisasi ganti rugi lahan untuk pembangunan Bendungan Tefmo Manikin. “Kami minta pihak BWS NT II jangan mempermainkan warga dengan janji-janji saja,” katanya.
Sementara itu, In'am kontraktor pelaksana mengatakan, pemblokiran lahan ini sudah berlangsung sejak sepekan silam dan warga tidak mengijinkan truk-truk mengangkut material untuk pembangunan Bendungan Tefmo Manikin untuk memasuki lokasi proyek.
Lihat Juga :