Realisasi Keuangan Capai 90,04 Persen, Pemkab Bulukumba Klaim Sudah Maksimal

Jum'at, 11 Februari 2022 - 23:27 WIB
loading...
Realisasi Keuangan Capai...
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Bappelitbangda mencatat realisasi keuangan daerah pada 2021 mencapai 90,04 persen. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) mencatat realisasi keuangan daerah pada 2021 mencapai 90,04 persen. Capaian tersebut diklaim sudah maksimal secara umum.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulukumba , Muh Ali Saleng, memaparkan realisasi keuangan daerah itu pada acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Program Kegiatan Pembangunan Triwulan ke-4 Tahun 2021. Adapun untuk realisasi fisik di Bulukumba disebut mencapai 92,96 persen.

"Tahun anggaran 2021 secara umum sudah mencapai target maksimal. Secara keseluruhan realisasi keuangan sudah mencapai 90,04 persen dan realisasi fisik mencapai 92,96 persen,” ungkapnya, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Andi Utta Manfaatkan Jaringannya Tarik Investor Masuk ke Bulukumba

Pada triwulan pertama tahun 2022, Ali Saleng menekankan perlu ada akselerasi pelaksanaan program dan kegiatan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dengan begitu, seluruh program dan kegiatan dapat dilaksanakan tepat waktu.

"Kita perlu melakukan akselerasi agar seluruh kegiatan pelaksanaan kegiatan tidak terburu-buru. Tapi jika tendernya lambat, maka pekerjaannya akan terburu-buru sehingga mempengaruhi rendahnya kualitas pekerjaan,” tegasnya.

Ali Saleng menegaskan jika disiplin waktu melaksanakan program sangat penting. Pelaksanaan fisik dan optimalisasi anggaran dapat melahirkan pekerjaan yang berkualitas.

Mantan Kadis Pariwisata ini mengungkapkan, permasalahan penyerapan anggaran dan realisasi fisik disebabkan oleh berbagai aspek, baik struktural, institusional maupun kultural. Untuk itu, percepatan pelaksanaannya perlu dibarengi dengan berbagai upaya.

“Jangan bekerja hanya untuk menggugurkan kewajiban, harus benar-benar memiliki dampak positif pada tata kelola pemerintahan dan pembangunan,” katanya.

Baca Juga: Bupati Bulukumba Ultimatum Camat dan Lurah Tidak Tetap Jaga Kebersihan

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda, A Syamsul Mulhayat, mengungkapkan permasalahan yang menyebabkan tingkat capaian keuangan dan kinerja/fisik rendah lantaran adanya beberapa OPD yang melakukan pembatalan kontrak. Meski pada prosesnya secara umum pekerjaan fisik di OPD telah terlaksana sesuai dengan kontrak dan target waktu yang telah ditentukan.

"Ada beberapa faktor seperti terdapat kegiatan yang bersumber dari dana PHLN terlambat ditransfer dari pusat sehingga proses lelangnya terhambat. Faktor lainnya juga tidak tercapainya target PAD dari seluruh OPD pengelola, sehingga dana insentif tidak cair,” kata Syamsul.

Pada kesempatan tersebut, Syamsul merilis OPD yang memiliki capaian realisasi keuangan tertinggi yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah sebesar 99,18 persen, menyusul Satuan Polisi dan Pamong Praja dan Damkar sebesar 98,89 persen.

“Terbesar ketiga Dinas Tanaman Pangan sebesar 98,61 persen. Terbesar keempat Diskominfo 98,20 persen dan terbesar kelima Dinas Penanaman Modal sebesar 98,15 persen,” ungkapnya.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bogor Terima...
DPRD Kota Bogor Terima Draf RAPBD 2026, Banggar Langsung Gelar Pembahasan
Tingkatkan Penerapan...
Tingkatkan Penerapan ETPD, Bank Jatim Bersama Pemkot Batu Launching KKPD
Bank Jatim dan Pemkab...
Bank Jatim dan Pemkab Magetan Dorong Elektronifikasi Pengelolaan Keuangan Daerah
BSKDN Gelar Bimtek IPKD...
BSKDN Gelar Bimtek IPKD di Kepri, Tingkatkan Kapasitas Aparatur Pengelola Keuangan Daerah
Pendeta Joop Suebu:...
Pendeta Joop Suebu: Pengelola Uang Rakyat Papua Perlu Diberi Efek Jera
Gubernur Se-Sulawesi...
Gubernur Se-Sulawesi Temui Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Ada Apa?
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
30% Belanja Pegawai,...
30% Belanja Pegawai, Mungkinkah?
Rekomendasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved