Insiden Wadas, Begini Kondisi Terkini Pasca Ricuh Pengukuran Lahan
Kamis, 10 Februari 2022 - 17:29 WIB
loading...
Kondisi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah saat ini kondusif pasca insiden ricuh saat pengukuran lahan pada Selasa (8/2/2022) lalu. Foto/Ist
A
A
A
PURWOREJO - Kondisi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah saat ini kondusif pasca insiden ricuh saat pengukuran lahan pada Selasa (8/2/2022) lalu.
Pengkuran lahan yang dilakukan petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) berjalan sesuai jadwal. Aktivitas warga berjalan normal dan tidak tergambar situasi mencekam seperti dikabarkan di sejumlah akun media sosial.
Baca juga: Insiden Wadas, Polda Jateng Tindak Tegas Pengelola Akun Provokatif
Terkait perkembangan situasi desa Wadas, Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan situasi berjalan normal. Keberadaan petugas tetap di-standby-kan untuk mendampingi tim BPN Purworejo mengukur lahan warga.
"Dari ratusan bidang, saat ini tinggal 50 bidang yang belum diukur. Sekitar 15 persen dari jumlah keseluruhan. Melihat progres-nya, hari ini selesai," kata Iqbal dalam keterangannya, Kamis (10/2/2022).
Selain melakukan pendampingan pengukuran lahan, lanjut dia, petugas kepolisian juga melakukan aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako pada warga.
Perkembangan situasi Wadas yang kondusif ini juga disampaikan Kades Wadas, Fachri. Menurutnya, aktivitas warga berjalan normal. Sejumlah warga dibantu petugas turut mendampingi tim BPN melakukan pengukuran.
"Aktivitas bertani masyarakat berjalan normal. Anak-anak juga bersekolah seperti biasa," ujar Fachri, saat mendampingi warga yang tanahnya diukur petugas BPN.
Baca juga: Ganjar Minta maaf soal Ricuh Wadas: Saya Bertanggung Jawab!
Dirinya menampik informasi yang beredar bahwa situasi di desa Wadas dikabarkan mencekam sejak kedatangan petugas yang mengukur lahan milik warganya.
Dia mengatakan hingga saat ini interaksi warga masyarakat di desa Wadas baik yang sepakat tanahnya diukur dengan warga yang kontra juga berjalan dengan baik.
"Tidak ada gesekan antar warga yang sepakat dan yang kontra, semua saling menghargai hak dan pendapat masing-masing," ujarnya.
Dirinya juga berterima kasih atas pemulangan warganya yang sempat diamankan. "Alhamdulillah sudah berkumpul dengan keluarganya lagi, terima kasih sudah dikawal pulang ke Wadas dalam kondisi sehat dan selamat," pungkasnya.
Pengkuran lahan yang dilakukan petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) berjalan sesuai jadwal. Aktivitas warga berjalan normal dan tidak tergambar situasi mencekam seperti dikabarkan di sejumlah akun media sosial.
Baca juga: Insiden Wadas, Polda Jateng Tindak Tegas Pengelola Akun Provokatif
Terkait perkembangan situasi desa Wadas, Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan situasi berjalan normal. Keberadaan petugas tetap di-standby-kan untuk mendampingi tim BPN Purworejo mengukur lahan warga.
"Dari ratusan bidang, saat ini tinggal 50 bidang yang belum diukur. Sekitar 15 persen dari jumlah keseluruhan. Melihat progres-nya, hari ini selesai," kata Iqbal dalam keterangannya, Kamis (10/2/2022).
Selain melakukan pendampingan pengukuran lahan, lanjut dia, petugas kepolisian juga melakukan aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako pada warga.
Perkembangan situasi Wadas yang kondusif ini juga disampaikan Kades Wadas, Fachri. Menurutnya, aktivitas warga berjalan normal. Sejumlah warga dibantu petugas turut mendampingi tim BPN melakukan pengukuran.
"Aktivitas bertani masyarakat berjalan normal. Anak-anak juga bersekolah seperti biasa," ujar Fachri, saat mendampingi warga yang tanahnya diukur petugas BPN.
Baca juga: Ganjar Minta maaf soal Ricuh Wadas: Saya Bertanggung Jawab!
Dirinya menampik informasi yang beredar bahwa situasi di desa Wadas dikabarkan mencekam sejak kedatangan petugas yang mengukur lahan milik warganya.
Dia mengatakan hingga saat ini interaksi warga masyarakat di desa Wadas baik yang sepakat tanahnya diukur dengan warga yang kontra juga berjalan dengan baik.
"Tidak ada gesekan antar warga yang sepakat dan yang kontra, semua saling menghargai hak dan pendapat masing-masing," ujarnya.
Dirinya juga berterima kasih atas pemulangan warganya yang sempat diamankan. "Alhamdulillah sudah berkumpul dengan keluarganya lagi, terima kasih sudah dikawal pulang ke Wadas dalam kondisi sehat dan selamat," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :