Hapus Stigma Negatif Poso Lewat Buku Panglima Damai Poso

Selasa, 08 Februari 2022 - 20:44 WIB
loading...
A A A
"Stigma Poso sebagai daerah konflik itu sangat kuat. Kehadiran buku ini bukan hanya untuk masyarakat Poso, tapi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini berfokus ke perdamaian bahwa konflik itu hanya menghabiskan dan konflik tidak perlu diperpanjang," tuturnya.

"Berdasarkan pengalaman, kekerasan tidak bisa selesaikan masalah. Kita harapkan agar konflik di Poso tidak diduplikasi ke daerah lain. Stigma Poso sebagai daerah konflik harus dihentikan, karena sebenarnya warganya ramah dan baik. Makanya, dalam buku ini banyak pesan perdamaian yang disampaikan dan perdamaian itu sesungguhnya adalah tugas kita bersama," sambung Khoirul.

Pada kesempatan itu, Khoirul juga menjelaskan lika-liku perjuangan membuat buku Panglima Damai Poso . Ia menghabiskan waktu sekitar satu tahun lebih, dimulai dari November 2019 hingga akhirnya terbit April 2021. Dalam pembuatan buku, berbagai tantangan pun dihadapi hingga akhirnya buku tersebut terbit dan menjadi best seller.

Sementara itu, Ustaz Adnan Asal, menyampaikan buku itu berkisah perjalanan upaya perdamaian atas konflik Poso. Diakuinya, masa-masa kelam itu sangat membekas dan meninggalkan luka. Ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri mayat tergeletak di mana-mana.

Ustaz Adnan bercerita kala itu dirinya sebagai sosok orang tua dan tokoh masyarakat muslim lantas dibaiat menjadi Imam Mujahidin atau Panglima Muslim. Tatkala mulai banyak orang yang meninggalkan Poso , ia bertekad memastikan memberi perlindungan kepada umat muslim dan membuatnya bertahan di Poso.

Baca Juga: IPW: Konflik Poso bergeser, warga vs Polisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Aktivis Papua Kecam...
Aktivis Papua Kecam Serangan TPNPB yang Tewaskan 2 Warga Sipil di Tambrauw dan Tembagapura
Perkuat Literasi, MNC...
Perkuat Literasi, MNC Peduli Salurkan Ratusan Buku ke SDN Cibilik Sukabumi
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Bom Molotov di Sekolah Terpapar Ideologi Kekerasan Ekstrem
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Rekomendasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved