Gubernur Khofifah Pastikan Isoter Siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala
Senin, 07 Februari 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
"Ini tempatnya keren sekali. Pelayanannya juga disiapkan sangat bagus dan siap reaktivasi. Dengan ini, kami berharap agar bisa membantu proses recovery dan menjaga pasien tetap dalam kondisi baik," katanya saat meninjau Isoter di Asrama Haji Sukolilo, Senin (7/2/2022).
Khofifah menyampaikan bahwa pasien terkonfirmasi COVID-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala bisa berobay ke isoter yang telah disiapkan pemerintah. Langkah ini guna mengurangi beban Rumah Sakit rujukan yang berfokus pada pasien gejala sedang dan berat.
Baca juga: Heboh Wisatawan Positif Covid-19 Bebas Belanja dan Liburan di Malang
"Ini sudah cukup nyaman, jadi untuk masyarakat Surabaya Raya dengan gejala ringan atau tanpa gejala, jangan datang ke rumah sakit tapi datanglah ke isoter-isoter ini. Karena di isoter, kondisi pasien bisa lebih terkontrol sehingga kalau gejalanya meningkat, bisa langsung dirujuk ke RS terdekat," pintanya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus COVID-19 yang diperkirakan jatuh pada minggu ketiga Maret mendatang. Khofifah berpesan, agar pemerintah terus meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta pelayanan kuratif lainnya.
"Seperti yang diprediksi oleh Kementerian Kesehatan bahwa 22 Maret nanti adalah puncak melonjaknya COVID-19 untuk semua varian. Maka tugas pemerintah adalah meningkatkan 3T. Selain itu, ada 3 hal lain yang harus dipersiapkan. Yakni kesiapan rumah sakit, isoter, juga kerelawanan untuk PPKM Mikro dan kampung tangguh," jelasnya.
Khofifah menyampaikan bahwa pasien terkonfirmasi COVID-19 dengan gejala ringan maupun tanpa gejala bisa berobay ke isoter yang telah disiapkan pemerintah. Langkah ini guna mengurangi beban Rumah Sakit rujukan yang berfokus pada pasien gejala sedang dan berat.
Baca juga: Heboh Wisatawan Positif Covid-19 Bebas Belanja dan Liburan di Malang
"Ini sudah cukup nyaman, jadi untuk masyarakat Surabaya Raya dengan gejala ringan atau tanpa gejala, jangan datang ke rumah sakit tapi datanglah ke isoter-isoter ini. Karena di isoter, kondisi pasien bisa lebih terkontrol sehingga kalau gejalanya meningkat, bisa langsung dirujuk ke RS terdekat," pintanya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus COVID-19 yang diperkirakan jatuh pada minggu ketiga Maret mendatang. Khofifah berpesan, agar pemerintah terus meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta pelayanan kuratif lainnya.
"Seperti yang diprediksi oleh Kementerian Kesehatan bahwa 22 Maret nanti adalah puncak melonjaknya COVID-19 untuk semua varian. Maka tugas pemerintah adalah meningkatkan 3T. Selain itu, ada 3 hal lain yang harus dipersiapkan. Yakni kesiapan rumah sakit, isoter, juga kerelawanan untuk PPKM Mikro dan kampung tangguh," jelasnya.
Lihat Juga :