Bandung, Subang, Cimahi Naik ke Zona Biru, Garut Turun Kelas Jadi Kuning
Jum'at, 12 Juni 2020 - 18:40 WIB
loading...
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Hasil evaluasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional di Jawa Barat mengantarkan perubahan level zona kewaspadaaan sejumlah daerah. Ada penambahan tiga daerah statusnya membaik, namun ada yang sebaliknya menurun.
"Berita baik, dari 27 kabupaten/kota, 15 (kabupaten/kota) yang tadinya (berstatus zona) biru menjadi 17 (kabupaten/kota)," ungkap Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual dari Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan, ketiga kabupaten/kota yang naik kelas berdasarkan level kewaspadaan tersebut, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, dan Kota Cimahi. Adapun yang harus turun kelas yakni Kabupaten Garut. "Kuning ke biru nambah tiga, yang biru ke kuning itu Kabupaten Garut karena ada klaster (baru) di Desa Selaawi," ujarnya.
(Baca: Bersiap New Normal, Reproduksi COVID-19 di Jawa Barat Malah Naik)
Kang Emil berharap, dalam dua pekan ke depan, ada kabupaten/kota yang naik kelas menjadi zona hijau. Menurutnya, saat ini, ada sejumlah kabupaten/kota yang level kewaspadaannya sudah mendekati zona hijau. "Mudah-mudahan di dua minggu lagi ke zona hijau karena angka indeksnya sudah mendekati zona hijau. Contohnya Pangandaran dan KBB (Kabupaten Bandung Barat)," katanya.
"Berita baik, dari 27 kabupaten/kota, 15 (kabupaten/kota) yang tadinya (berstatus zona) biru menjadi 17 (kabupaten/kota)," ungkap Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil dalam konferensi pers virtual dari Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan, ketiga kabupaten/kota yang naik kelas berdasarkan level kewaspadaan tersebut, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, dan Kota Cimahi. Adapun yang harus turun kelas yakni Kabupaten Garut. "Kuning ke biru nambah tiga, yang biru ke kuning itu Kabupaten Garut karena ada klaster (baru) di Desa Selaawi," ujarnya.
(Baca: Bersiap New Normal, Reproduksi COVID-19 di Jawa Barat Malah Naik)
Kang Emil berharap, dalam dua pekan ke depan, ada kabupaten/kota yang naik kelas menjadi zona hijau. Menurutnya, saat ini, ada sejumlah kabupaten/kota yang level kewaspadaannya sudah mendekati zona hijau. "Mudah-mudahan di dua minggu lagi ke zona hijau karena angka indeksnya sudah mendekati zona hijau. Contohnya Pangandaran dan KBB (Kabupaten Bandung Barat)," katanya.
Lihat Juga :