Cegah Penularan Covid-19, Koperasi dan UMKM Bersinergi Salurkan APD
Jum'at, 12 Juni 2020 - 18:12 WIB
loading...
Koperasi dan UMKM salurkan APD guna melawan penularan Covid-19. Foto/Hambali/Okezone
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Kelompok pekerja menjadi salah satu pihak yang cukup rentan tertular Covid-19. Pasalnya, tak sedikit perusahaan atau pabrik yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan hand sanitizer dan pengecekan suhu serta membiarkan pekerjanya tak memakai masker.
Menjawab itu, Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia memberdayakan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mereka miliki, yakni Koperasi Pekerja Indonesia Sejahtera (K-PINS) guna mendata para anggotanya yang membutuhkan APD sebagai alat proteksi diri dari Covid-19. ASPEK sendiri kini memiliki total anggota lebih dari 100 ribu pekerja di berbagai bidang. Mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Tangerang Raya, tercatat ada sekira 15 ribu pekerja yang tergabung dalam ASPEK Indonesia.
"Jadi melalui koperasi dan UMKM ini, kami berupaya menyelamatkan para pekerja di lapangan. Menyalurkan APD bagi yang membutuhkan. Kami telah bekerja sama dengan PT EKI sebagai produsen, lalu menyalurkan ke anggota koperasi kami, dengan berbagai sistem pembayaran, bisa dicicil juga," kata Ketua K-PINS, Muhamad Hakim di Pamulang, Tangsel, Jumat (12/6/2020).
Menurut Hakim, sejumlah APD standar WHO telah diterimanya dari PT EKI. Baginya, kerja sama itu bak gayung bersambut lantaran sejak jauh hari pihaknya menantikan kerja sama dari berbagai pihak guna menekan angka penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja. (Baca juga : BREAKING-Salat Jumat di Masjid Afghanistan Dibom )
"Bagi kami ini seperti gayung bersambut, jika di awal kami sudah woro-woro pentingnya APD, masker, dan lain-lain, lalu datanglah PT EKI membantu menawarkan kerja sama itu. Jadi ini bukan semata soal bisnis, tapi ada misi sosial yang sedang terjalin," tutur Hakim, yang juga menjabat Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Organisasi ASPEK Indonesia.
Menjawab itu, Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia memberdayakan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mereka miliki, yakni Koperasi Pekerja Indonesia Sejahtera (K-PINS) guna mendata para anggotanya yang membutuhkan APD sebagai alat proteksi diri dari Covid-19. ASPEK sendiri kini memiliki total anggota lebih dari 100 ribu pekerja di berbagai bidang. Mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Tangerang Raya, tercatat ada sekira 15 ribu pekerja yang tergabung dalam ASPEK Indonesia.
"Jadi melalui koperasi dan UMKM ini, kami berupaya menyelamatkan para pekerja di lapangan. Menyalurkan APD bagi yang membutuhkan. Kami telah bekerja sama dengan PT EKI sebagai produsen, lalu menyalurkan ke anggota koperasi kami, dengan berbagai sistem pembayaran, bisa dicicil juga," kata Ketua K-PINS, Muhamad Hakim di Pamulang, Tangsel, Jumat (12/6/2020).
Menurut Hakim, sejumlah APD standar WHO telah diterimanya dari PT EKI. Baginya, kerja sama itu bak gayung bersambut lantaran sejak jauh hari pihaknya menantikan kerja sama dari berbagai pihak guna menekan angka penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja. (Baca juga : BREAKING-Salat Jumat di Masjid Afghanistan Dibom )
"Bagi kami ini seperti gayung bersambut, jika di awal kami sudah woro-woro pentingnya APD, masker, dan lain-lain, lalu datanglah PT EKI membantu menawarkan kerja sama itu. Jadi ini bukan semata soal bisnis, tapi ada misi sosial yang sedang terjalin," tutur Hakim, yang juga menjabat Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Organisasi ASPEK Indonesia.
Lihat Juga :