Kakanwil Kemenkumham Sulsel Minta Jajaran Cegah Penularan Omicron

Kamis, 03 Februari 2022 - 18:37 WIB
loading...
Kakanwil Kemenkumham...
Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto memberikan arahan dalam pertemuan virtual terkait upaya mencegah penularan Covid-19 varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia, termasuk Sulsel. Foto : Dok Kemenkumham Sulsel
A A A
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan , Harun Sulianto, meminta jajarannya aktif mencegah penularan Covid 19 varian Omicron . Salah satunya dengan memasifkan sosialisasi dan edukasi terkait varian virus tersebut.

Instruksi ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham tentang perpanjangan ke-24 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lingkungan Kemenkumham Wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali.

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan, Jajaran Kemenkumham Sulsel Sumbang 643 Kantong Darah

"Pengadaan vitamin, masker dan obat-obatan. Kemudian, lakukan pencegahan transmisi lokal dengan disiplin menjaga prokes serta mendorong vaksinasi lengkap dan vaksinasi booster," kata Harun dalam keterangan tertulisnya kepada jurnalis, Kamis (3/2/2022).

Instruksi ini disampaikan Harun dalam pertemuan virtual, kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Keimigrasian dan Balai Harta Peninggalan dan Kurator Negara. Lembaga-lembaga tersebut berada dibawah naungan Kemenkumham Sulsel .

"Pedomani arahan Presiden dan Menkumham , sikapi tren kenaikan Covid-19 varian Omicron , lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, TNI-Polri juga aktifkan kembali tim penanganan Covid-19 satker dan pembatasan aktivitas dan mobilitas," tegas Harun.

Harun juga minta agar setiap kepala satuan kerja, intens monitoring atau memantau jajarannya. Bawahan diingatkan agar sigap mengambil langkah mitigasi bila ditemukan kasus Covid-19 di lingkungan kerja Kemenkumham Sulsel .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.881 Napi di Sulsel...
5.881 Napi di Sulsel Terima Remisi Kemerdekaan, 73 Orang Langsung Bebas
Cegah Penularan Covid-19...
Cegah Penularan Covid-19 Varian Omicron Arcturus, Dinkes Bintan Imbau Waga Waspada
1 Warga Jatim Terkonfirmasi...
1 Warga Jatim Terkonfirmasi Varian Omicron XBB, Khofifah: Jangan Panik, Jaga Prokes
Nyalakan Tanda Bahaya!...
Nyalakan Tanda Bahaya! 25 Kasus Baru Covid-19 Muncul di Kepri
Kasus Omicron BA.275...
Kasus Omicron BA.275 Ditemukan di Bali, Pasien Baru Pulang dari Australia
Awas! Dalam Sepekan...
Awas! Dalam Sepekan Kasus COVID-19 di Kepri Naik 100%
Kemenkes Sebut Covid-19...
Kemenkes Sebut Covid-19 Varian JN.1 Tidak Ganas
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat, Menkes: Bukan Varian Baru
Waspada! Subvarian Omicron...
Waspada! Subvarian Omicron COVID-19 Baru Eris Menyebar Cepat di AS
Rekomendasi
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved