Karantina Pertanian Makassar Musnahkan Belasan Komoditas Impor Ilegal

Kamis, 03 Februari 2022 - 15:19 WIB
loading...
Karantina Pertanian...
Pihak Balai Karantina Pertanian Makassar melakukan pemusnahan belasan komoditas ilegal. Foto: SINDOnews/Andi Nur Isman
A A A
MAKASSAR - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar alias Karantina Pertanian Makassar memusnahkan belasan komoditas ilegal alias tanpa dokumen. Komoditas impor tersebut berasal dari sejumlah negara.

“Ini hasil dari penahanan ketika media pembawa baik itu dari tumbuhan maupun hewan tidak dilengkapi dengan dokumen impor,” ujar Kepala Balai Karantina Makassar , Lutfie Natsir, usai pemusnahan di halaman kantornya, Kamis (3/2/2022).

Baca Juga: Karantina Pertanian Makassar Serahkan Reptil Endemik Tanpa Dokumen ke BKSDA

Lutfie menyampaikan pada periode September 2021-Januari 2022 ini ada 14 item komoditas yang berhasil diamankan lalu dimusnahkan. Ada jenis bibit maupun komoditas siap konsumsi.

Komoditas tersebut berasal dari sejumlah negara. Di antaranya ada dari Malaysia, Jerman, Taiwan, Spanyol, Denmark, Tiongkok, Belanda, dan Thailand.

“Periode September kemarin kita musnahkan ada 100 item. Ini hanya 14, berarti ada progres penurunan. Kami beryukur di pengawasan dan penindakan telah melakukan sosialisasi,” ucapnya.

Pemusnahan ini, kata dia, sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019. Dikawatirkan, media tanam yang masuk tersebut merupakan organisasi pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Daftar 13 Korban Tewas...
Daftar 13 Korban Tewas Akibat Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 4 di Antaranya Anggota TNI
Pemusnahan Amunisi Tidak...
Pemusnahan Amunisi Tidak Layak Pakai di Garut Makan Korban, 11 Orang Tewas
Bea Cukai Madura Bersama...
Bea Cukai Madura Bersama Balai Karantina Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
10 Juta Batang Rokok...
10 Juta Batang Rokok Ilegal di Demak Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Hampir Rp9,7 Miliar Diselamatkan
6 Nelayan Kapal Srimaryana...
6 Nelayan Kapal Srimaryana Tewas Keracunan saat Berlayar di Perairan Tanjung Sekong
Kejagung Musnahkan 14...
Kejagung Musnahkan 14 Jam Tangan KW Milik Terpidana Jimmy Sutopo
Polri Identifikasi 228...
Polri Identifikasi 228 Kampung Narkoba Se-Indonesia, 118 Dipulihkan
Barantin Prioritaskan...
Barantin Prioritaskan Revitalisasi Laboratorium Karantina
Rekomendasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved